Muaro Putuih, Siberindo.co — Ancaman abrasi di sepanjang garis pantai Nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara kembali menghantui masyarakat.
Pasalnya, dalam sepekan terakhir lebih dari 15 meter sepanjang radius 4 km di garis pantai Tiku V Jorong sudah dikikis keganasan ombak yang menggerus daratan, sehingga makin mendekati berbagai sarana yang ada termasuk pemukiman penduduk.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, kikisan abrasi sudah semakin menghantui sehingga warga banyak yang ketakutan, pasalnya potensi abrasi yang sangat tinggi sudah berdampak luas di kawasan itu.
Bahkan, walinagari Tiku V Jorong melalui Sekretaris Nagari Tiku V Jorong Anaswar, sudah melaporkan kejadian itu pada bupati Agam dan BPBD Agam, untuk bisa dicari solusi mengantisipasi dampak abrasi tersebut.
” Dampak abrasi sudah sangat menguatirkan, walau saat ini tidak ada rumah atau sarana yang terdampak, namun ancaman terjangan ombak sudah semakin menguatirkan, ” sebut.
Jajaran pemerintah nagari bersama warga setempat berharap bisa dicarikan segera solusi terbaik untuk mengantisipasi dampak terhadap masyarakat.
HARMEN/kaba12.com
Pesisir Selatan, Siberindo Korban Banjir bandang yang kini tinggal di hunian sementara (Huntara) 1, Nagari Puluik Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara,
Sicincin, Siberindo Sebagai bentuk kepedulian dan berbagi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada kaum lansia, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau
Padang Pariaman, Siberindo Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sumatera Barat kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyerahkan bantuan untuk korban Banjir bandang,
Painan, Siberindo Tradisi “Balimau Paga” yang merupakan ritual adat menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H berlangsung meriah meskipun dalam cuaca hujan di