oleh

Dugaan Penganiayaan Anak di Tiku, Korban Dalam Perlindungan T2PT2A

Tiku, siberindo.co — Kasus dugaan penganiayaan anak yang didalami Meri, (5,5 th, bukan nama sebenarnya) yang diduga dilakukan kakeknya berinisial RD di Sungai Karambia, Jorong Durian Kapeh, Nagari Tiku Utara, kecamatan Tanjung Mutiara mendapat respon khusus dari unsur terkait. Seperti diberitakan Kamis kemarin, kasus dugaan penganiayaan yang dialami Meri, viral di media sosial setelah diupload warga yang prihatin akan kejadian tersebut. Bahkan, Kapolsek Tanjung Mutiara Iptu. Muswar Hamidi bersama aparat kecamatan, langsung turun ke lokasi kejadian setelah mengetahui hal itu.
Baca Juga  Agam Darurat Pelecehan Anak, Desniwati : Bersama Atasi, Jangan Tutupi
Sementara Jum’at, (14/1), unsur terkait dalam perlindungan anak baik di kecamatan Tanjung Mutiara maupun Kabupaten Agam, langsung bergerak menindaklanjuti kasus tersebut.
Camat Tanjung Mutiara Hidayatul Taufik kepada kaba12.com Jumat, (14/1) menyebutkan, P2TP2A Kecamatan Tanjung Mutiara bersama OPD terkait di Pemkab. Agam, langsung turun ke lapangan dan langsung mengambil langkah- langkah penanganan.
Baca Juga  Buku Menggugat Ibu Dibedah, Pembicara: Keberagaman Ciptakan Mozaik Emosional
Saat ini, sebut Hidayatul Taufik, korban sudah berada dalam perlindungan dan pendampingan P2TP2A Tanjung Mutiara. ” Saat ini, sang anak sudah berada dalam rumah nyaman, dibawah perlindungan pemerintah dan aparat, ” tegas camat Tanjung Mutiara itu lagi. Pengamanan korban (Meri-red), ulas Hidayatul Taufik, untuk proses pemulihan mental dan psikologi sang anak (proses trauma healing) termasuk mengantisipasi terulangnya kejadian yang berpotensi dialami sang anak.
Baca Juga  SMAN 1 Tanjung Raya Kembangkan Ekskul Membatik
” Proses hukum saat ini, tengah ditangani oleh pihak berwajib di Polsek Tanjung Mutiara, ” ulas Hidayatul Taufik. Kasus dugaan penganiayaan anak yang dialami Meri, (5,5) yang diduga dilakukan RD, kakek korban, membuat heboh masyarakat setelah viral di media sosial yang langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian dan pihak kecamatan Tanjung Mutiara. HARMEN/kaba12.com

News Feed