oleh

Ancaman Longsor di TPU Kampung Baru Makin Mengerikan, Tower SUTET Tersisa 5 Meter

Lubukbasung, siberindo.co — Ancaman longsor di areal TPU Kampung Baru, Sungai Jariang, Nagari Persiapan Sungai Jariang Lubukbasung makin mengerikan. Update informasi dari masyarakat setempat, Selasa, (11/1) tebing di pebukitan areal pemakaman itu semakin banyak yang terban ke dalam aliran sungai yang menggerus dinding tebing tersebut. Yang mengerikan, selain mengancam areal pemukiman warga, saat ini 1 tower jaringan tranmisi misi ekstra tinggi (SUTET) terancam ambruk, bahkan jarak dari lokasi tebing yang terban hanya tersisa 5 meter.
Baca Juga  Pembinaan dan Bimtek Untuk PKK Bukittinggi Tambah Wawasan dan Kreativitas Kader
Sementara hingga kini, upaya penanganan serius dari Pemkab. Agam masih tak terlihat, terutama untuk mengantisipasi ancaman semakin meluasnya longsoran tebing yang akan menghabiskan areal pemakaman tersebut. Yang sudah dilakukan baru pemindahan 9 makam yang berada di bibir jurang oleh Dinas Sosial Agam, sedang janji untuk mengamankan ancaman longsor susulan masih tak terlihat.
Kondisi mengerikan itu dibenarkan M. Ater Dt. Manambun, anggota DPRD Agam yang meninjau lokasi TPU Kampung Baru, Selasa, (11/1).
Baca Juga  Konsistensi Bank BJB Bersama SMSI Dalam Membangun Kemitraan
Disebutkan, pihaknya bersama masyarakat meninjau lokasi TPU tersebut karena sesuai laporan, ancaman longsor sudah semakin berbahaya jika dibiarkan. ” Kami minta pemerintah segera turun tangan, mengantisipasi ancaman lebih buruk terhadap areal TPU, pemukiman warga termasuk 1 tower SUTET yang kini hanya berjarak 5 meter dari tepi tebing, ” ungkap tokoh ninik mamak Lubukbasung itu. Pihaknya mendesak Pemkab. Agam untuk segera turun ke lapangan, mengantisipasi ancaman longsor tersebut, karena saat ini areal TPU sudah semakin banyak yang tergerus longsor.
Baca Juga  Tim Provinsi Lomba Nagari Berprestasi 2024 Nilai Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang
M. Ater Dt. Manambun bersama pj. Walinagari Persiapan Sungai Jariang Lubukbasung Indranova Dt. Panduko Basa, aparat kecamatan Lubukbasung dan unsur lain untuk mendesak pemerintah agar bisa bergerak, mengantisipasi dampak lebih buruk. Sementara konfirmasi kaba12.com dengan M. Lutfie, Kalak BPBD Agam masih tak direspon untuk mempertanyakan langkah yang akan dilakukan Pemkab. Agam. HARMEN/kaba12.com

News Feed