PADANG, Siberindo.co – Universitas Negeri Padang (UNP) Provinsi Sumatera Barat memperingati Dies Natalis ke-66 Tahun 2020. Adapun tema yang diusung adalah tema Membangun SDM Unggul untuk Indonesia Maju di Tengah Pandemi. Acara dilaksanakan sesuai protokol kesehatan yang ketat dan dihadiri secara terbatas. Tampak hadir Rektor UNP Prof. Drs. H. Ganefri, M.Pd.,Ph.D beserta jajaran guru besar dan rektorat, Ketua Umum Alumni UNP Ali Mukhni dan undangan lainnya.
Rektor UNP Prof. Ganefri menjelaskan secara resmi pendirian (dies natalis) UNP ditetapkan pada tanggal 23 Oktober 1954. Kunci keberhasilan sebuah perguruan tinggi terletak pada sumber daya, terutama dosen dan mahasiswa. Untuk itu, UNP akan memberikan prioritas utama bagaimana mendorong percepatan terhadap peningkatan kualifikasi jenjang akademik para dosen.
Penegasan ini dikatakan Prof. Ganefri saat berpidato dalam puncak perayaan Dies Natalis ke-66 yang dilaksanakan dalam rapat senat terbuka secara virtual di Auditorium kampus utama, Air Tawar, Kota Padang, Jum’at (23/10).
“Lima tahun ke depan, dosen UNP seluruhnya harus bergelar doktor. Karena salah satu indikator keberhasilan sebuah perguruan tinggi itu dilihat dari persentase jumlah doktor di perguruan tinggi tersebut,” ujar Prof. Ganefri.
Dijelaskan Ganefri, saat ini UNP sedang dalam proses transformasi. Yaitu merubah diri menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH). Menurutnya, karena kebijakan pemerintah terkait kemerdekaan belajar kampus merdeka itu bisa dioptimalkan kalau sudah PTN BH.
“Kalau kita sudah PTN BH, kita punya otonomi dalam pengelolaan akademi dan punya otonomi dalam pengelolaan keuangan. Dengan otonomi yang semakin luas, kami yakin akan banyak melahirkan inovasi baru terutama juga dalam pengembangan SDM,” ujarnya.
Sementara Ketua Umum Alumni UNP Ali Mukhni mengatakan Dies Natalis bertujuan civitas akademika UNP dapat memahami kembali akan pentingnya menghargai dan memaknai sebuah perjuangan dalam mendirikan sebuah universitas serta meningkatkan silaturahmi diantara sesama civitas akademika. Ia optimis bahwa UNP sebagai perguruan tinggi dengan akreditasi A dan mahasiswa terbanyak akan selalu berusaha meningkatkan fasilitas layanan prima demi melahirkan lulusan-lulusan terbaik sebagai generasi penerus bangsa.
“Saya sebagai Ketua Umum ILUNI UNP sangat apresiasi atas prestasi dan inovasi yang telah digapai oleh Bapak Rektor UNP dan seluruh civitas akademika. Semoga ke depan lebih sukses dan menjadi terbaik,” ujar Ali Mukhni.
Untuk Pengembangan Kampus, tambahnya, Pemerintah Kabupaten Padang pariaman telah menyediakan tanah seluas 150 hektar secara gratis di Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam.
“Kawasan terpadu pertama di Indonesia, dimana dalam sebuah kawasan ada pusat pendidikan, kesehatan dan perkantoran,” kata Calon Wakil Gubernur Sumbar itu.
Kemudian, akses jalan menuju kawasan tersebut bisa dilewati kendaraan, kereta api dan pintu tol Padangpariaman-Pekanbaru. Posisinya sangat strategis yang hanya berjarak 35 menit dari Bandara Internasional Minangkabau.
“Semoga anak kemenakan kita menikmati pembangunan dan mengembalikan marwah sumbar sebagai pencetak intelektual calon pemimpin bangsa,” kata Pria yang berlatar belakang seorang pendidik itu. (ha/at)










