Lubukbasung, siberindo.co — Kasus pandemic Covid-19 di kabupaten Agam sudah semakin kecil. Dibuktikan Minggu,(31/10) ini, sudah tersisa 4 kasus lagi, setelah hari ini terjadi penambahan 2 pasien sembuh, dari total 6 kasus aktif sebelumnya.
2 pasein yang sudah dinyatakan sembuh dari paparan virus corona hari ini masing-masing 1 orang dari dari kecamatan Baso dan Tilatang Kamang, sementara 4 kasus aktif lainnya berasal dari 4 kecamatan masing-masing 1 kasus, yakni dari kecamatan Ampek Nagari, IV Koto, Baso dan Tilatang Kamang.
Seperti dijelaskan Yosefriawan, Asisten II Sekab.Agam selaku Koordinator Bidang Data-Sosialisasi Satgas Penanganan Covid-19 Agam, yang menyebutkan kasus pandemic Covid-19 di daerah ini sudah semakin mengecil.
Dijelaskan, dari 4 kasus aktif saat ini, masing-masing 2 orang dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 dan 2 orang menjalani isolasi mandiri, dengan pantauana khusus masing-masing 5 suspek, 8 probabel dan 113 kontak erat.
Ditambahkan Yosefriawaan, hingga Minggu ini, total akumulasi kasus pandemic Covid-19 di kabupaten Agam mencapai 7.803 kasus, dengan rincian 7.588 sudah dinyatakan sembuh, 211 orang meninggal dunia dan 4 kasus aktif.
Walau semakin menurun, Yosefriawan mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan selalu mentaati protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas harian, “ selalu pakai masker, jaga jarak aman, rajin mencuci tangan dengan sabun, jaga imun tubuh dan ikuti vaksinasi Covid-19 untuk membangun herd immunity dalam memutus rantai penyebaran virus corona, “ sebut Yosefirawan lagi.
Jakarta – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyinggung soal Jokowinomics saat menjadi pembicara kunci dalam acara Seminar Ekonomi yang diselenggarakan Universitas Kebangsaan Republik
JAKARTA –Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) memberikan penghargàan kepada almarhum Prof Azyumardi Azra (Ketua Dewan Pers) sebagai Pelopor Pers Merdeka. Baca Juga
Siberindo.co -Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengapresasi PWNU Provinsi Sumatera Barat yang melaksanakan kaderisasi tingkat menengah. Karena kaderisasi melalui Pendidikan Menengah Kader
Komentar