oleh

Aliran Sungai Batang Lolo Berubah Arah, Ancam Ruas Jalan, TPU dan Pemukiman Warga

Lubukbasung, siberindo.com — Dampak Banjir besar dan luapan sungai Batang Lolo di wilayah Sungai Jariang, Nagari Persiapan Sungai Jariang Lubukbasung, tidak hanya mengancam areal tempat pemakaman umum (TPU) Pemkab.Agam di Kampuang Baru, Sungai Jariang, tapi juga ruas jalan kabupaten dan pemukiman penduduk yang berada di sepanjang aliran sungai tersebut. Dampak berubah arahnya aliran sungai akibat penumpukan material pasir, lumpur, bebatuan dan kayu yang dihanyutkan Banjir beberapa beberapa waktu lalu, mengikis bagian tepi tebing, yang berisi pemukiman penduduk, kompleks TPU, kebun warga dan ruas jalan utama di kawasan itu.
Baca Juga  Wako Mahyeldi Apresiasi Semen Padang Gelar Donor Darah di Tengah Pandemi
Dikuatirkan, jika tidak dilakukan penanganan dalam waktu dekat, ancaman Banjir yang berpotensi meruntuhkan kawasan pebukitan diatas sungai akan terjadi, mengingat saat ini, dampak curah hujan tinggi setiap hari, memicu luapan Batang Lolo yang semakin mengerus tebing-tebing yang dilewati aliran sungai.
Kondisi itu dibenarkan Meirizal, pj.walinagari persiapan Sungai Jariang Lubukbasung yang mengaku kuatir akan ancaman longsor di sepanjang aliran sungai di wilayah Kampung Baru yang saat ini sudah semakin banyak dihuni warga.
Baca Juga  Disetujui DPRD dan Pemerintah, 60 Tahun Batas Masa Tugas Perangkat Nagari di Agam
Disebutkan, selain mengancam kawasan kompleks TPU Pemkab.Agam, bahkan saat ini, tinggal 2 meter areal lahan dari tepian sungai yang bagian dasarnya sudah runtuh digerus terjangan banjir, juga banyak areal perkebunan warga, ruas jalan dan pemukiman penduduk yang tak jauh dari lokasi ancaman longsor tersebut. “ Kami berharap, Pemkab.Agam segera turun tangan, karena hal itu sangat menguatirkan, karena potensi terjangan Banjir Batang Lolo sudah semakin tinggi, “ sebutnya.
Baca Juga  Dinsos Agam Gelar Rakor Bidang Sosial Untuk 2 Kecamatan
Meirizal mengamini pemberitaan kaba12.com Senin,(30/8) tentang kekuatiran warga terkait dengan ancaman longsor akibat melebarnya aliran sungai Batang Lolo, khususnya di kawasan Kampuang Baru tersebut, yang dikuatirkan akan runtuh jika tidak dilakukan segera normalisasi sungai atau pendaman tebing yang sebagian sudah runtuh. “ Harus segera diantisipasi, karena potensi Banjir dan gerusan air dari sungai besar itu sudah semakin menguatirkan, “ sebut Meirizal lagi. HARMEN/kaba12.com

Komentar

News Feed