Padang, Siberindo.com – Belakangan ini pemuda hanya terfokus dengan gadget dan perilaku individualitis. Peran pemuda dirasakan kurang aktif dalam menanggapi kondisi lingkungan di sekitarannya.
Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Ansor NU Kota Padang Ferdiyansyah terpanggil untuk merangkul beberapa organisasi kepemudaan untuk menghimpun gagasan dan ide dari pemuda-pemudi untuk kembali menaruh perhatiaan terhadap isu lingkungan. Beberapa organisasi lintas kepemudaan dengan perwakilan seperti Banser Ansor NU, Sapma PP, PMII, Pelita, KMK Unes dan Forkasi Budhis duduk bersama mendiskusikan gerakan bersama dari pemuda untuk masyarakat, Ahad (30/8/2020) di Padang.
Dikatakan Ferdiyansyah, gerakan dimulai dari hal yang terkecil terlebih dahulu seperti menghimpun barang-barang bekas (botol plastik, kertas dan kardus). Kebanyakan orang beranggapan sampah tidak memiliki arti. Namun sampah bisa menjadi permata bila kita ada niat untuk mengumpulkannya. Sampah yang dihimpun nantinya dikumpulkan dan dijual kembali pada pengepul. Uang yang terkumpulkan didonasi untuk pembelian sembako yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat.
“Kami berkumpul di Sekretariat Sapma PP Kota Padang yang berlokasi di GOR Agus Salim. Wajah bahagia dan senang tersirat dari Ketua Sapma PP Kota Padang Habib Firdaus. Habib yang juga turun ke lapangan dengan jajarannya sangat mengapresiasi serta berterima kasih tak menyangka keterlibatan dari teman-teman lintas organisasi bergabung dan mendorong inisiasi program bank sampahnya mau terlibat langsung dalam panasnya terik matahari. Teman-teman tetap menikmati dan begitu bersemangat dalam aksi bersama ini,” tutur Ferdiyansyah.
Aksi ini dibagikan kepada masyarakat yang terdampak Covid 19 di Kota Padang sebagai zona merah. Ketua Pemuda Lintas Agama (Pelita) Kota Padang Angelique Maria Cuaca menyebutkan gerakan bersama ini sesuatu yang biasa menjadi luar biasa memberi inspirasi bagi pemuda untuk bergerak dalam menanggapi isu lingkungan terkhusus di Kota Padang. Kepedulian dimulai dari hal kecil dan perubahan dimulai dari langkah nyata sederhana
Hal yang sama disampaikan Pengurus Keluarga Kristen Mahasiswa (KMK) Universitas Ekasakti Padang Asril Nehe, karena membangun kegiatan dan aksi sosial dari ide sederhana namun berguna serta bermanfaat demi kepentingan masyarakat pada umumnya.
“Hari ini sebagian orang mengumpulkan dana untuk sembako diambil dari sumber dana seperti menggalang dana melalui teken list, membuat proposal bahkan mencari donatur, ujar Muhammad Irsyad Alrasyip Ketua PMII Cabang Kota Padang. (at)











Komentar