oleh

Gub Sumbar: Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan,Jamaah Idul Adha Aman Vovid-19

Sumbar.Siberindo – Meskipun ramai jemaah, shalat Idul Adha hari ini yang dliselenggarakan di halaman kantor Gubernur Sumbar tidak luput dari penjagaan protokol kesehatan covid -19.Asalkan diatur masuk dan pulangnya,juga mengatur jarak tidak terlalu dekat,, dipastikan jamaah shalat idul adha terhindar dari vovid-19.

“Justru jemaah Idul Adha ini bisa kita jaga, dikontrol karena waktunya jelas, duduk, sujudnyapun jelas dibandingkan kerumunan-kerumunan lainya, seperti di Pasar maupun di restauran-restauran,” ucap Gubernur Sumbar Irwan Prayitno usai
melaksanakan Shalat Idul Adha 1441 H di Halaman Kantor Gubernur, Jumat (31/7/2020).

Baca Juga  Puskesmas Lima Kaum Tanah Datar Tutup ; 7 Orang Tenaga Medisnya Positif Covid 19

Gubernur juga mengatakan dalam pelaksanaan shalat idul adha tersebut selain jemaahnya ramai cuaca juga mendukung tidak hujan dan juga tidak panas.

“Dan pelaksnaan Shalat di mulai pukul 07.00 WIB.dimulai dengan laporan panitia dan segala macam yang diperlukan, untuk pelaksnaan shalatnya 07.30 WIB,” katanya

Bertindak sebagai Khatib pada Shalat Idul Adha adalah H. Duski Samad Guru Besar UIN Imam Bonjol Padang, dan selaku Imam H. Irsat, SIQ.

Baca Juga  YOZARWARDI SAH TERPILIH AKLAMASI SEBAGAI KETUM LEMKARI SUMBAR

Selain itu Gubernur Irwan juga mengatakan bahwa hari ini ada 40 orang pasien Positif Covid-19 di Padang, ini terbanyak selama sejarah pada tanggal 26 Maret yang pertama. Dari 40 tersebut memang sebagian besar dari perantau ada yang dari Kalimantan, Jakarta ada juga dari Provinsi tetangga.

Namun oleh karena itu tetap dilakukan tracing yang maksimal, sehingga masih bisa untuk tetap mengendalikan. Yang paling penting adalah dilakukan testing, dan tracing. Penambahan tidak bisa dipungkiri brapapun penambahan positif Covid-19.

Baca Juga  Tahun Kedua, Ujian Nasional Ditiadakan di kabupaten Agam

“Kenapa dimikian karena obat belum ada anti virus juga belum ada, sementara kita sudah berpergian dari rumah, ke tempat kerja dan ke tempat lainnya sehingga tidak dapat dicegah maka kemungkinan akan terpapar covid,” sebut Irwan.

Namun demikian mudah-mudhan kita bisa mengendalikan walaupun positif banyak, bukti mengendalikannya adalah terting dibuat masif, tracing sehingga mereka tercover dengan tracing, insyaallah terisolasi dalam satu-dua Minggu terputus rantainya,” Harap Irwan .(rel/st)

Komentar

News Feed