Lubukbasung, siberindo.co — Dinas Kesehatan Agam lakukan kajian intensif terkait dengan masalah BLUD dana insentif bagi tenaga kesehatan yang terlibat dalam kegiatan operasional penanganan pandemic Covid-19 di kabupaten Agam.
Kajian lebih mendalam itu, harus dilakukan karena pasca dicairkannya dana insentif di awal tahun lalu, keluar ketentuan terbaru dari pemerintah pusat, yang harus diselaraskan oleh Pemkab.Agam terkait dengan beragam regulasi yang harus ditaati.
Diyakinkan, dalam waktu dekat masalah insentif Covid-19 untuk tenaga kesehatan tersebut akan bisa terselesaikan dengan baik, karena pihak Dinkes Agam tengah melakukan kajian bahkan sudah mempelajari ke daerah lain, dengan studi tiru yang digelar beberapa waktu lalu.
Hal itu dijelaskan dr.H.Hendri Rusdian,M,Kes, Kadinas Kesehatan Agam menjawab kaba12.com Selasa,(30/11) di Lubukbasung.
Disebutkan, pihaknya bersama beberapa unsur terkait dijadualkan Rabu besok akan menggelar pertemuan untuk membahas BLUD terkait insentif Covid-19 untuk para nakes tersebut, yang nantinya akan dilanjutkan dengan pembahasan lanjutan dengan jajaran Satgas Penanganan Covid-19 dan unsur pimpinan daerah.
“ Kami tengah mengupayakan agar insentif itu bisa segera tuntas, karena hal itu sudah berjalan cukup lama. Insyallah, kita akan berupaya maksimal untuk menuntaskan segera, “ sebut Hendri Rusdian lagi.
Informasi yang diperoleh kaba12.com dan seperti diberitakan sebelumnya, insentif Covid-19 bagi tenaga kesehatan di kabupaten Agam, baru direalisasikan selama 6 bulan, sisanya hingga akhir November ini masih belum terealisasi.
HARMEN/kaba12.com
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar