oleh

Penataran Pelatih Silat di Bukittinggi Resmi Ditutup

Bukittinggi, siberindo.co — Penataran Pelatih Silat oleh Pengurus Cabang Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia Pengcab IPSI Kota Bukittinggi, resmi ditutup. Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari itu, ditutup secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, di Sport Hall, Sabtu (30/10).

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, menyampaikan, karakteristik silat lebih didominasi oleh orang Minangkabau. Karena memang, silat menjadi salah satu tradisi Minangkabau yang harus terus dipertahankan.

“Hampir setiap guru guru tuo di mana saja berada, rujukan pasti silat Minangkabau. Ini harus coba kita pertahankan dan kembangkan untuk kedepannya,” ujarnya.

Penataran Pelatih Silat ini, diikuti 50 orang peserta. Kegiatan ini dilaksanakan melalui dana pokir Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Arnis Malin Palimo dengan menghadirkan 4 orang Narasumber, Kabid Binpres Pengprov IPSI Sumbar, Drs. Suwirman, MPd, Dosen FIK UNP, DR. Hendri Irawan, Pelatih Seni IPSI Bukittinggi, Slamet Pati Rama, SH, Kabid Kebudayaan Pemprov Sumbar, DR. Rasdi Sumetri.

Baca Juga  PWI dan MSI Sumbar, Sepakat Memperjuangkan Adinegoro jadi Pahlawan Nasional

(Ophik/KABA12.com)

Komentar

News Feed