oleh

Jangan Lukai Hati Rakyat

Oleh: Zeki Aliwardana, S.Pd.I, MM (aktifis muda NU Sumbar)

Penomena yang sedang hangat dibicarakan di setiap daerah khususnya Sumatera Barat dan Kabupaten Padang Pariaman, dimana beberapa bulan ke depan akan diselenggarakan perhelatan besar untuk menentukan pemimpin daerah ini ke depan. Sekarang tahapan demi tahapan sudah dilaksanakan oleh pihak penyelenggara untuk memulai perhelatan ini agar berlangsung dengan baik, aman terkendali tanpa kecurangan.

Namun perlu seluruh lapisan masyarakat saling kontrol dan monitor agar proses ini sesuai dengan aturan serta payung hukum yang berlaku. Hal ini tentu ke indenpedensian  lembaga penyelenggara terutama KPU tidak main mata dengan salah satu pasangan calon. Jika ini terjadi maka hati rakyat dilukai, perasaannya digores, serta pilunya rintisan doa rakyat demi mendapatkan pemimpin yang lebih baik menjadi sirna.

Baca Juga  Berbincang Tentang Akidi Tio Dengan Dahlan Iskan; Catatan Ilham Bintang

Wahai para penyelenggara saya sebagai masyarakat dan rakyat melihat dan mengamati, ingatlah apa yang dikerjakan hari ini adalah amanah umat dan masyarakat, jangan sampai air mata masyarakat mendatangkan hukum Tuhan bagimu. Berkerjalah sesuai aturan dan undang undang serta koridor yang ada.

Wahai para pengawas jernihlah hati dan pikiran, awasilah tahapan ini tanpa basa basi. Kami titip mata kami sama kamu semua agar bisa memantau perhelatan ini tanpa kecurangan, tanpa titipan, tanpa gaduh. Harapan kami rakyat jangan pernah dikhianati. Wahai pengawas pilkada (Bawaslu) karena setiap kecurangan dan dusta akan menjadi hukuman batinmu semua.

Baca Juga  Jurnalis & Politik Praktis: Oleh Ilham Bintang

Mari sama-sama mewujudkan perhelatan ini yang baik, jujur dan adil. Agar doa kita semua dikabulkan oleh Allah Swt untuk mendapatkan pemimpin yang amanah. Kami percaya pada kamu semua wahai para penyelenggara, amanah ini sedang berada dipundakmu. Kami sampaikan mari jaga keprofesionalitasmu dalam bertugas.

Hindarkan nepotisme busuk antar lembaga dan saling main mata antar lembaga karena hal ini sangat rawan. Keawaman kami terhadap aturan ini jangan dimanfaatkan untuk mengambil keutungan sesaat. Sudah saatnya berbenah demi kemajuan  daerah kita ini.

Baca Juga  Dokter Putra Rizki Sp.KO ; Tiga Panduan Olahraga di masa Pandemi Covid-19

Cukuplah kami sudah terlalu sering korban atas mainan itu semua. Hadirkanlah suasana yang sejuk tanpa gaduh karena kecurangan satu sama lain. Jagalah wibawa institusi dan lembaganya agar masyarakat puas atas kinerjanya. wassalam.

Komentar

News Feed