oleh

Kapus Sikabu Lubuk Alung: Ditemukan 232 Kasus Kurang Energi Kalori

PADANG PARIAMAN, Siberindo.co – Sebanyak 232 kasus Kurang Energi Kalori (KEK) di wilayah Puskesmas Sikabu tahun 2020 ditemukan. Sekitar 10 persen diantaranya terkait dengan warga yang pernah perantau maupun pendatang.

Sebagaimana dilansir Sitinjausumbar.com jejaring Siberindo.co, Kepala Puskesmas Sikabu drg. Diana Angraini, Jumat (30/4/2021), di kantornya menyebutkan, tingginya ditemui kasus KEK ini akibat gencarnya tenaga kesehatan  di wilayah kerja Puskesmas turun ke lapangan. Melalui posyandu dan kunjungan rumah, kerjasama dengan kader di korong-korong banyak ditemui.

“Keliru kalau banyak ditemukan KEK menyalahkan tenaga kesehatan di lapangan. Justru sebaliknya karena banyak kasus ditemukan bukti turun ke lapangan. Langkah selanjut mari bersama-sama mencegah KEK,” tutur Diana.

Dikatakan Diana, dari KEK yang ditemui tersebut, dua orang mengalami stunting dengan kelainan di paru dan otak. Satu anak yang sudah berusia tiga tahun masih belum apa-apa. Sedangkan satu lagi berusia 9 bulan.

Baca Juga  Program Vaksinasi kepada WNI Di Kawasan Pasifik

“Tahun 2020 sasaran ibu hamil mencapai 184 orang. Dari jumlah tersebut terdapat kasus ibu hamil kurus sebanyak 17 persen. Kondisi ini memang memprihatinkan. Perlu perhatian semua pihak agar tumbuh kesadaran bersama betapa pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi bagi ibu hamil,” tutur Diana.

Diana juga berterima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman Yutiardy Rivai yang memberikan perhatian penuh terhadap pencegahan KEK ini. Seperti kunjungan pemberian makanan tambahan pada Jumat (30/4/2021) ini. “Diharapkan kedatangan Kadis Kesehatan tersebut juga memicu masyarakat,  perangkat korong dan keluarga sasaran untuk lebih memperhatikan pemenuhan gizi,” tutur Diana menambahkan. (at)

Komentar

News Feed