Bukittinggi, siberindo.co — Dalam rangka meningkatkan silaturrahmi serta merawat kerukunan umat beragama di Kota Bukittinggi, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bukittinggi menggelar malam kebersamaan sekaligus pengukuhan pengurus, Kamis (29/10) di Hotel Dymens Bukittinggi.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bukittinggi, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, Kakan Kemenag, unsur Forkopimda, Kepala Kesbangpol, Camat, Kepala KUA, Lurah, Kasubbag Bina Lembaga Pemko dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Ketua FKUB, H. Persalide didampingi Sekretaris, H. Gazali menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan FKUB Bukittinggi dalam merawat kerukunan dan menjaga kebersamaan yang selama ini sudah terjalin dengan baik di Kota Bukittinggi.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya kekompakan, kebersamaan antara tokoh agama, FKUB, pemerintah Kota Bukittinggi yang mencerminkan suatu kerukunan. Kerukunan di Kota Bukittinggi ini tidak bisa terwujud sendiri, jika tidak ada kepedulian dan semangat yang tinggi dari semua pihak,” tuturnya.
Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, Kasmir, menyampaikan keterlibatan semua pihak dan semua komponen masyarakat sangat penting untuk mewujudkan kerukunan di Kota Bukittinggi.
“Dengan meningkatnya kualitas kerukunan, secara otomatis berdampak terhadap keberadaan Kota Bukittinggi sebagai Kota Wisata, Kota Multi Etnis dan Kota Pendidikan ini,” katanya.
Selanjutnya Kakan Kemenag, menyampaikan, pemerintah mencanangkan pada 2022 sebagai tahun toleransi. Provinsi Sumatra Barat merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang berkesempatan menjadi tuan rumah tahun toleransi 2022.
“Dengan kebersamaan dan komitmen kita bersama dari seluruh pihak terkait baik Kemenag, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten dan kota, Organisasi Islam dan masyarakat dan instansi terkait insyaallah kita siap menjadi salah satu tuan rumah tahun toleransi,” paparnya.
Kementerian Agama dalam mempersiapkan ini banyak melakukan kegiatan di Bukittinggi baik yang di ikuti tokoh masyarakat, tokoh agama, jurnalis dan yang lainnya dalam bentuk FGD mempersiapkan tahun toleransi 2022 dan memperkuat moderasi beragama di Provinsi Sumbar. FGD tersebut yang menjadi tolak ukur pelaksanaan tahun toleransi pada tahun 2022 nantinya.
“Mudah-mudahan dengan kebersamaan kita hal ini bisa tercapai,” tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar mengapresiasi FKUB Kota Bukittinggi sebagai sebuah wadah yang dibentuk oleh masyarakat dan difasilitasi pemerintah dalam rangka membangun dan memelihara serta memberdayakan umat beragama dalam menjaga kerukunan di Kota Bukittinggi.
“Kami berharap FKUB Kota Bukittinggi dapat memperkuat perannya dalam menjaga kerukunan di Kota Bukittinggi,” ujar Erman.
Selanjutnya Wako mengajak FKUB untuk ikut serta mensukseskan Vaksinasi di Kota Bukittinggi melalui tokoh-tokoh agama dan etnis yang ada.
“Mudah-mudahan dengan keterlibatan tokoh yang ada di FKUB target Vaksinasi dalam mencegah penyebaran Covid-19 cepat tercapai,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bukittinggi langsung mengukuhkan kepengurusan FKUB periode 2018-2023.
(Ophik/KABA12.com)
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar