Koto Kaciak, siberindo.co — Puluhan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Agam, mulai menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama, Rabu (29/9).
Pelaksanaan vaksinasi ini digelar di sekolah tersebut dengan menghadirkan pihak Puskesmas Pasar Ahad, Polsek Tanjung Raya, dan pemerintah kecamatan.
Kepala MAN 4 Agam Zulfahmi mengatakan, sebelumnya pihak sekolah telah melakukan sosialisasi kepada siswa yang menjadi target sasaran vaksinasi.
Menurut dia, imunisasi vaksin mesti diikuti para siswa dalam rangka meningkatkan imunitas, sehingga pembelajaran tatap muka di masa pandemi terlaksana dengan aman.
Ia menyebut, total jumlah siswa di sekolah madrasah ini sekitar 335 orang. Namun untuk kegiatan vaksinasi ini akan diikuti 45 orang, karena sisanya akan menyusul pada pekan depan.
“Hari ini ada 45 orang siswa yang ditargetkan mendapat dosis vaksin. Sisanya akan menyusul, karena pelaksanaan vaksinasi digelar secara bertahap,” ujar Zulfahmi kepada KABA12.com.
Selain siswa, program vaksinasi ini juga diikuti oleh sejumlah guru dan pegawai MAN 4 Agam.
Menurutnya, program ini diikuti sebagai bentuk dukungan terhadap Perpres No 14 tahun 2021 tentang pengadaan vaksin dalam rangka penanggulangan pandemi Corona Virus Disease.
Saat ini, kata dia, baru 30 persen guru yang telah divaksin. Pihaknya juga menargetkan seluruh guru dapat berpartisipasi dalam mensukseskan program vaksinasi nasional.
“Kita targetkan seluruh guru dan siswa dapat divaksin, dalam rangka meningkatkan kekebalan tubuh dan mendukung program pemerintah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keikutsertaan para guru dan siswa dalam vaksinasi, diharapkan kekebalan tubuh atau herd immunity kelompok segera tercapai. Sehingga dapat mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka dimasa pandemi.
“Kita juga menghimbau masyarakat untuk berpartisipasi melaksanakan vaksinasi ini. Selain demi kesehatan, vaksin ini juga penting dilakukan dalam membantu pemerintah melawan pandemi,” ujarnya.
(Bryan/KABA12.com)
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan penyelesaian berbagai persoalan daerah tidak cukup dilakukan melalui langkah-langkah sesaat atau sekadar penertiban di lapangan.
Apel gabungan yang diikuti oleh berbagai unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, instansi vertikal, serta komunitas peduli lingkungan ini dipimpin oleh
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Ombudsman Republik Indonesia memperkuat sinergi pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Penyelenggaraan
Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dalam mengembangkan ekonomi umat dan memperkuat budaya halal kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Gubernur
Komentar