oleh

Pemko dan FKS Bukittinggi Kaji Banding Program Kota Sehat Kota Palembang

Bukittinggi, siberindo.co — Setelah pelajari program STBM Kabupaten Pringsewu, Pemko berdama Forum Kota Sehat (FKS) Kota Bukittinggi lakukan kaji banding program Kota Sehat Kota Palembang. Kunker dilaksanakan di kantor Bapelitbang Kota Palembang, Rabu (29/09). Ketua FKS Bukittinggi, Ny. Fiona Erman Safar, melalui Sekretaris FKS, F. Ar Razy, menjelaskan, program Kota Sehat disusun untuk membantu pemerintah dalam merealisasikan program pemda untuk menciptakan masyarakat dan lingkungan yang sehat. FKS Bukittinggi memang sudah bergerak sejak beberapa tahun lalu. Alhasil, Swasti Saba dari tingkat Padapa, Wiwerda, hingga Wistara di tahun 2019 lalu, sebagai penghargaan tertinggi dalam Kota Sehat. “Namun, tidak sampai disitu saja. Kita tentu butuh inovasi baru dan masukan juga, agar upaya kita lebih maksimal. Karena tujuan kita bukan untuk penghargaan saja, namun lebih besar kepada bagaimana kesadaran masyarakat kota di Bukittinggi semakin meningkat, untuk membiasakan hidup bersih dan sehat. Dengan masyarakat yang sehat, tentu menjadi landasan penting untuk mencapai kesejahteraan,” jelas Ary.
Baca Juga  Wako Sampaikan Komitmen Bukittinggi Menuju Sanitasi Aman dan Layak 2022
Plt Kadis Kesehatan Kota Bukittinggi, Erwin Umar, bersama Kadis Ligkungan Hidup, Syafnir, serta Sekretaris Bapelitbang, Albertiusman, menyampaikan, kunker FKS bersama Pemko Bukittinggi ini, memang dilakukan untuk menambah referensi, dalam berinovasi menciptakan masyarakat dan lingkungan yang sehat. Bagaimana mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan kebersihan dan kesehatan itu sendiri. “Kita lebih kepada regulasi program kota sehat yang diterapkan di Kota Palembang. Bukittinggi baru saja menandatangani komitmen 100% ODF. Ini juga menjadi salah satu syarat untuk Kota Sehat. Ini yang kita pelajari, bagaimana regulasinya, bagaimana implementasinya di tengah masyarakat, di tengah perkembangan Kota Palembang yang terus meroket,” ujarnya. Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang, Harrey Hadi, menjelaskan, Bukittinggi merupakan salah satu Kota terbaik di Indonesia dalam bidang kesehatan masyarakat. Prestasi yang diraih Bukittinggi sangat luar biasa dan patut juga ditiru.
Baca Juga  Rp 53 Juta Donasi Perantau Dihimpun di Surau Baruah Tanjung Bungaran Pariaman
“Kami sangat apresiasi kedatangan Pemko Bukittinggi bersama FKS. Dimana memang sebenarnya, banyak juga informasi yang harus kami pelajari ke Bukittinggi. Intinya, bagaimana sharing informasi berjalan antara dua daerah ini,” ujar Harrey. Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang, melanjutkan, untuk program kota sehat, Pemko Palembang di bawah kepemimpinan Wali Kota Harnojoyo dan Wakil Wali Kota Fitrianti Agustinda, sangat sering turun ke masyarakat untuk mensosialisasikan hidup bersih dan sehat. Upaya tidak hanya sekedar himbauan, namun, lebih kepada turun bersama dengan masyarakat mewujudkan kota sehat. “Wali Kota setiap minggu melaksanakan gotong royong bersama masyarakat, yang dapat menghemat anggaran hingga puluhan milyar. Selain itu, juga dilakukan, restorasi sungai, perluasan kawasan hijau dan beberapa kegiatan lainnya,” jelasnya.
Baca Juga  Muzani: Pak Prabowo Punya Hubungan Dekat dengan Keluarga Habib Ali
Harrey yang didampingi beberapa Kepala SKPD Kota Palembang mengakui, masih banyak kelurahan di Kota Palembang yang belum mencapai 100 persen ODF, terutama yang berada di pinggiran Sungai Musi. Pengentasan ODF memang terbilang sulit karena sebagian warga masih terbiasa buang air besar di sungai. “Namun, upaya terus dilakukan dengan sosialisasi dalam goro bersama setiap minggu. Kemudian juga ada toilet bergerak, pembangunan jamban sehat, harmonisasi Sungai Bendung dan beberapa upaya lainnya. Kota Palembang juga memiliki Perwali tentang STBM. Dengan upaya itu, capaian tingkatan ODF tiap kelurahan naik drastis dalam beberapa bulan terakhir,” jelasnya. Dalam kesempatan itu, juga didiskusikan terkait upaya peningkatan PAD, upaya peningkatan kebersihan, layanan kesehatan melalui RSUD dan beberapa persoalan lainnya. (Ophik/KABA12.com)

Komentar

News Feed