oleh

Stop Covid-19 di Tahun Baru, Bupati Solok Tutup Pendakian Gunung Talang

Solok, Siberindo

 

Bupati Solok Gusmal, SE.,MM menyebutkan, dalam upaya cegah Covid-19 dan tidak mengundang kerumunan, maka kegiatan kemping dan pendakian Gunung Talang di Kabupaten Solok ditutup sementara waktu yakni, mulai tanggal 21 Desember 2020 hingga 04 Januari 2021.

 

Keputusan tersebut diambil Bupati berdasarkan hasil rapat lintas sektoral bersama Forkopimda Kabupaten Solok dengan organisasi keagamaan dan organisasi kemasyarakatan pada 17 Desember 2020 lalu. “Tujuan penutupan kegiatan pendakian Gunung Talang adalah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19,” kata Bupati Gusmal via aplikasi WhatsApp, Senin (28/12) pagi.

 

Selain itu, juga terdapat ada surat edaran Kapolres Solok Nomor : B/644/XII/2020 tanggal 16 Desember 2020 tentang penutupan sementara kawasan pendakian Gunung Talang.

Baca Juga  Kabid Perpustakaan:  Pelatihan Tingkatkan Kemampuan Menulis Siswa SMA/SMK/MA di Padang Pariaman

 

Bupati juga mengimbau agar masyarakat Kabupaten Solok menghindari tempat-tempat kerumunan penyebab penularan Covid-19 pada saat perayaan pergantian tahun baru 2021. Selain itu wajib mematuhi protokol kesehatan demi kesehatan bersama.

 

Seperti biasanya, perayaan tahun baru akan memunculkan tempat-tempat kerumunan di titik tertentu, termasuk di kawasan pendakian Gunung Talang. Ribuan pendaki gunung datang dari berbagai provinsi biasanya datang ke Gunung Talang, untuk menikmati pesona gunung setinggi 2.967 meter ini. Pemandangan dari puncak gunung ini indah sekali, akan terlihat empat danau besar yang dimiliki Kabupaten Solok, yaitu Danau Singkarak, Danau Diatas, Danau Dibawah dan Danau Talang.

Baca Juga  Komisi I DPR Dukung dan Apresiasi Program Unggulan KSAD Jenderal Dudung

 

“Rata-rata para pendaki adalah anak muda atau remaja. Kita tidak bisa jamin penerapan protokol kesehatannya. Kita khawatir kerumunan di arena pendakian ini dapat berpotensi menyebarkan Covid-19, makanya kita tutup sementara,” ujar Gusmal, yang akan mengakhiri periode kedua sebagai Bupati Solok pada Februari 2021.

 

Untuk itu, ia meminta agar masyarakat sekitar kaki Gunung Talang juga ikut mengawasi, jangan sampai ada kegiatan kerumunan atau pendakian sehubungan pergantian tahun.

 

Menurut Gusmal, alangkah baiknya jika perayaan tahun baru dilakukan di masjid-masjid dengan mengadakan kegiatan pengajian agama dan zikir bersama yang lebih bermanfaat sesuai agama dengan tetap menerapkan protokol Covid-19.

Baca Juga  Jalin Silaturahmi, Wako Pariaman Kunjungi Duta Besar UEA, Y.M. Abdulla Salem Obaid AlDhaheri

 

Disamping itu, Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Solok Syofiar Syam mengatakan, berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Solok total kasus positif Covid-19 di daerah itu hingga 20 Desember terus bertambah menjadi 562 orang.

 

“Dari 562 pasien tersebut, yakni dengan rincian menjalani karantina mandiri 79 orang, dirawat di rumah sakit 11 orang, meninggal 17 orang, dan sembuh 455 orang,” kata Syofiar Sam yang juga Humas Pemkab Solok itu. (PB)

Komentar

News Feed