oleh

PWI Sumbar Jambangi PWI Payakumbuh/50 Kota Bahas Masalah Kantor

PWI Sumbar Jambangi PWI Payakumbuh/50 Kota Bahas Masalah Kantor

SUMBAR, Siberindo- Ingat kantor PWI Payakumbuh dan 50 Kota dilumari tanah beberapa waktu lalu. Kini organisasi tertua di Indonesia diminta untuk segera mengosongkan.

Prihatin dengan kondisi kawan di Payakumbuh dan 50 Kota, Pengurus PWI Sumbar dengan Ketua H.Heranof datang ke sana untuk menghibur dan sekalian sharing mencari kantor tempat lain, Sabtu,28/11.
Ketua PWI Payakumbuh/50 Kota Yusrizal, membeberkan kronogis kejadian, serta solusi alternatif kantor yang calonnya lokasinya ada tiga tempat.

Baca Juga  Penghargaan  Hari Guru; Mardiyus, MPd Asal Payakumbuh Terharu Masuk Nominasi

“Yang penting PWI Payakumbuh/50 Kota harus segera mencari tempat kawan kawan berkumpul,” kata Heranof.

Saya rasa, kata Heranof, tak sulit mencari kantor, karena kita punya hubungan baik dengan Pemko dan Pemda. Silakanlah urus, dengan catatan, setiap ada penyerahan harus dilengkapi dokumen.

Dokumen itu, penting, sebut Zulnadi Sekretaris DKP PWI Sumbar yang menyayangkan, kantor yang ditempati sekarang tidak ada dokumen hitam diatas. Jika ada dokumen, memudahkan kita untuk bernegosiasi dengan pihak lain.

Baca Juga  Sat Res Narkoba Tangkap FA  Diduga Pemakai dan Pengedar Ganja di Tanah Datar

Soal marwah organisasi, PWI Payakumbuh/50 Kota harus tetap mengusut kasus pengotoran kantor. Jangan dibiarkan begitu saja, tegas Zulnadi.

Sementara Eko Yance dan Sawir, minta ketegasan pengurus untuk menentukan pilihan lokasi. Waktunya tak lama. Kemana asset yang ada ini dibawa, sebut Sawir.

Apapun alasannya, PWI Payakumbuh/50 Kota tetap eksis, meskipun besok dunia mau kiamat. Acara berlangsung akrab, diskusi hangat.**

Komentar

News Feed