Lubukbasung, siberindo.co — Hari ini, Kamis,(28/10) di kabupaten Agam tidak terjadi penambahan kasus terkonfirmasi baru, pasien sembuh maupun warga yang meninggal dunia akibat kasus covid-19.
Hingga hari ini, posisi data kasus Covid-19 di kabupaten Agam masih bertahan sejak 2 hari terakhir dengan sisa 6 kasus aktif, masing-masing 2 kasus di kecamatan IV Koto, Baso dan Tilatang Kamang.
Hal itu dibenarkan Yosefriawan, Asisten II Sekab.Agam selaku Koordinator Bidang Data-Sosialisasi Satgas Penanganan Covid-19 Agam, yang menyebutkan, hingga Kamis ini angka kasus pandemic Covid-19 di kabupaten Agam tidak mengalami perubahan.
Dijelaskan, hingga Kamis ini, total akumulasi kasus Covid-19 mencapai 7.801 kasus dengan rincian 7.584 sudah dinyatakan sembuh, 211 orang meninggal dunia dan 6 kasus aktif masing-masing 1 orang dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 dan 5 orang menjalani isolasi mandiri.
Ditambahkan Yosefriawan, dengan kondisi tersebut, peran penting masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya memupus kasus covid-19, terutama dengan selalu mentaati protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, menjaga jarak menghindari kerumuman, rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, “ peran kita bersama sangat diharapkan, “ ulasnya.
HARMEN/kaba12.com
Relawan Nasional Perisai Prabowo yang dideklarasikan pada bulan oktober 2023 tahun lalu telah mebentuk pimpinan pengurus daerah di 32 provinsi. Ketum Ahmad
Siberindo.co – Puluhan buku karya anggota SatuPena Sumatera Barat dan penulis luar negeri bakal diluncurkan pada even International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) kedua
Siberindo.co – Bencana Banjir yang melanda Sumatera Barat mendapatkan perhatian khusus dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH. Yahya Cholil Staquf.
Siberindo.co – Bank Indonesia Sumatera Barat mendukung penyelenggaraan kegiatan International Minangkabau Literacy Festival kedua (IMLF-2) pada 8-12 Mei 2024 mendatang. Dukungan tersebut
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) SMSI ke-7, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengandeng Palang Merah Indonesia (PMI)
Komentar