oleh

Martin Kustati, Dilantik Menag RI Jadi Rektor UIN IB Padang Periode 2021-2025

Jakarta, Siberindo.co –  Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd resmi dilantik Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas menjabat Rektor Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang. Pelantikan berlangsung di Jakarta, Rabu (28/7) ini.

Martin dilantik menggantikan Prof. Dr. H. Eka Putra Wirman, MA, yang sudah habis masa tugasnya. Sebelumnya, Senat UIN IB Padang mengajukan dua nama kepada Menteri Agama untuk ditetapkan menjadi Rektor UIN IB Padang periode 2021-2025 masing-masing Eka Putra Wirman dan Martin Kustati. Akhirnya Martin Kustati yang  menjabat Direktur Pascasarjana UIN IB Padang ditetapkan sebagai Rektor UIN IB Padang.

Usai dilantik, menjawab pertanyaan Sitinjausumbar.com, jejaring Siberindo.co, Martin menyebutkan, ini adalah amanah yang ditakdirkan Allah kepada saya untuk menjalankannya. Karena UIN Imam Bonjol ini adalah lembaga publik, maka keterlibatan publik sangat diperlukan untuk mengembangkan agar UIN ini tidak saja lokomotif pengembangan keagamaan tapi juga UIN benar-benar bedayaguna dan bermafaat bagi kehidupan umat dan bangsa

“Mari kita bersama saling membesarkan, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, selangkah seayun dan searah sesaran,” ajak Martin lagi.

Martin mengakui, dengan kebersamaan segenap civitas akademika, berupaya keras meningkatkan dan mengembangkan UIN IB ke depannya. Dengan melibatkan potensi dan jejaring yang sudah ada dan terus dikembangkan, UIN IB Padang harus maju.
Martin Kustati lahir di Manna, 18 Agustus 1973 dari pasangan  Suharjo dan Sukmawati. Dari suaminya, Briptu Zulfikri, Martin dikarunia tiga orang anak. Masing-masing  Dwi Yudha Zulmar, Dwi Yudhi Zulmar dan  Muhammad Ilham Zulmar.

Baca Juga  Hindari Tabrakan, Truk Colt Diesel Masuk Parit di Muko-Muko

Pendidikannya dimulai di SDN No 17 Manna, Bengkulu Selatan,  SMPN No 02 Manna, Bengkulu Selatan dan  SMAN No 1 Manna, Bengkulu Selatan. Sarjana muda diselesaikan di  Akademi Bahasa Asing Budidharmma (1996) dan sarjana strata 1 di FKIP, Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (2000). Melanjutkan pendidikan  Magister di Universitas Negeri Padang (UNP) Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (2003) dan program doktor (S3) Universiti Kebangsaan Malaysia, TESL (2011).

Baca Juga  SMSI Sumbar Ungkap Duka Mendalam, Henny Bendahara Umum PWI dan SMSI Kaltim Tutup Usia

Selain itu, Martin juga tercatat di sejumlah organisasi seperti Anggota Teaching English as a Second Language (TEFLIN), 2013 – sekarang, Bidang Penelitian Asosiasi Dosen Republik Indonesia (ADRI) 2017 – sekarang, Bidang Pendidikan dan Pelatihan Himpunan Editor Berkala Indonesia (HEBI) 2020 – sekarang, anggota Adosiasi pusat Studi Wanita/ Gender Indonesia (ASWGI) 2016 – sekarang,  Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) PWNU Sumatera Barat sejak 2020 dan Anggota Council of Asian Science Editor (CASE). (at)

Komentar

News Feed