oleh

Sekda Kota Pariaman: PUG Strategi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan

PARIAMAN, Siberindo.co – Pengarusutamaan gender (PUG) harus menjadi prioritas karena disadari bahwa PUG sebagai strategi pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, seharusnya dapat dipahami oleh penentu kebijakan, mengingat PUG bertujuan untuk mengintervensi atau mempengaruhi kebijakan dalam pembangunan. Untuk itu diperlukan sebuah alat yang dikenal dengan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG).

Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Pariaman Yota Balad saat membuka Sosialisasi Pengarusutamaan Gender (PUG) yang diselenggarakan  Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungn Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pariaman Tahun 2021 di Aula Balaikota Pariaman, Senin (28/6).

“Kota Pariaman kembali mengadakan sosialisasi PUG untuk Tahun 2021. PUG merupakan strategi pembangunan pemberdayaan perempuan, implementasinya melalui prinsip kesetaraan dan keadilan gender yang harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan pembangunan. Tujuannya adalah memastikan seluruh kebijakan, program dan kegiatan telah setara dan adil bagi laki – laki, perempuan, anak, penyandang disabilitas, lansia dan kelompok rentan lainnya, “ ungkapnya.

Baca Juga  Lawan Covid-19, Anggota DPRD Sumbar dan Staf Divaksin

Dikatakan Yota Balad, dalam upaya percepatan pelaksanaan PUG di Kota Pariaman telah dilaksanakan berbagai kegiatan. Diantaranya dengan diseminasi,  penyebarluasan konsep dasar gender dan perencanaan pembangunan berperspektif gender dikalangan penentu kebijakan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindangan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pariaman, Nazifah mengatakan  kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentnag Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan Nasional.

“Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada stakeholder terkait seperti DPRD, Forkopimda, Kepala OPD, Lurah dan Kepala Desa dilingkungan Pemerintah Kota Pariaman tentang apa PUG, bagaimana konsep PUG, menemukan dan mengenali isu – isu gender di OPD, kecamatan, desa dan keurahan serta mampu sebagai agen penggerak PUG di Kota pariaman, “ ungkapnya.

Baca Juga  DPRD Khawatirkan Waktu dan Kualitas Pekerjaan Drainase Primer

“Ayo kita bersama mendukung kegiatan ini agar terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender di Kota Pariaman, “ tutupnya.(dewi lestari/at)

Komentar

News Feed