Pariaman, Siberindo
Berbagai cara dilakukan oleh orang tua demi menghidupi keluarganya, bahkan tak jarang kerja keras juga dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga. Seperti yang dilakoni oleh Ernawati, seorang ibu rumah tangga di Kota Pariaman, Sumatera Barat, wanita tangguh yang bertahan hidup hanya dengan berjualan air laut.
Ernawati adalah warga Kelurahan Karan Aur, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman. Wanita yang kerap disapa Erna tersebut menjadikan berdagang air laut sebagai mata pencahariannya sehari-hari.
Air laut itu dijualnya kepada pedagang ikan. Gunanya untuk menyiram ikan di lapak-lapak ikan, atau juga untuk muncuci ikan oleh pedagang ikan keliling.
“Alhamdulillah sampai saat ini saya masih diberi kesehatan sehingga saya masih bisa mengangkat air laut ke penampungan dan menjual air laut untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Erna mengaku setiap hari ia bisa menjual air laut kepada pedagang ikan hingga 100 ember. Namun jika tangkapan ikan nelayan sepi, maka pedagang tidak membeli air laut maka ia nyaris tidak mendapatkan apapun dalam sehari. “Kalau sudah begitu kami di rumah terpaksa makan apa adanya,” ungkap wanita berusia 54 tahun ini.
Erna sudah menggeluti pekerjaan ini sejak tahun 2008 silam. Dengan bermodalkan derigen dan drum plastik bekas, ia menjual air laut sebanyak satu ember hitam kecil dengan harga Rp2.000/ember.
Air laut itu diangkat Erna dari pantai berkali-kali bolak-balik ke penampungan tempat ia berjualan. “Semakin hari kok rasanya pantai itu makin jauh ya. Mungkin air laut tambah surut sehingga saya mengangkatnya lumayan jauh. Dahulu saya angkat air laut itu dengan derigen. Namun sedikit demi sedikit uang yang saya kumpulkan akhirnya saya bisa membeli becak motor untuk mengangkut air dari pantai ke tempat saya berjualan yang hampir satu kilometer,” ujar ibu empat anak ini.
Meski hanya berjualan air laut yang penghasilannya tidak begitu besar, namun Erna mampu menyekolahkan keempat anaknya. Bahkan ia telah berhasil mengantarkan dua orang anaknya menjadi seorang sarjana. Sementara dua orang anaknya yang lain masih belajar di bangku SMA dan SMP.
Ernawati berharap keempat anaknya kelak menjadi orang yang sukses sehingga mampu memperbaiki ekonomi keluarganya. (lintassumbar)











Komentar