oleh

23 Pasangan Warga Bukittinggi Ikuti Isbat Nikah Terpadu Tahun 2022

Bukittinggi, siberindo.co — Pemko Bukittinggi, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk (DP3APPKB) bekerjasama dengan Disdukcapil, Pengadilan Agama dan Kementrian Agama, kembali laksanakan Isbat Nikah Terpadu.

Sebanyak 23 pasangan, dinikahkan kembali sesuai aturan perundang-undangan, di salah satu ruangan Badan Keuangan, Senin (28/03).

Kepala DP3APPKB Bukittinggi, Tati Yasmarni, menjelaskan, isbat nikah, menjadi salah satu program Pemerintah Kota Bukittinggi isbat nikah ini dilaksanakan untuk melindungi keluarga dan anak yang bermasalah dengan buku nikah dan akte kelahirannya. Ini dilakukan untuk meningkatkan indikator ketahanan keluarga. Salah satu capaian, memastikan seluruh perkawainan yang terjadi di Bukittinggi sah menurut agama dan teregristasi secara negara.

Baca Juga  Tim Provinsi Lomba Nagari Berprestasi 2024 Nilai Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang

“Untuk tahun ini, terdapat 23 perkara yang terdiri dari 9 perkara dari Kecamatan Guguak Panjang, 9 perkara di Kecamatan MKS dan 5 perkara di Kecamatan ABTB. Dari 23 perkara itu, terdapat 11 perkara menjalani isbat nikah murni dan 12 perkara menjalani isbat nikah ditambah dengan asal usul anak,” jelasnya.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, itsbat nikah ini bertujuan untuk menyelamatkan pasangan yang telah menikah dan sah secara agama, tapi belum tercatat dalam proses administrasi negara.

Baca Juga  Gubernur Buya Mahyeldi Apresiasi Pemprov Sumbar Raih Tiga Penghargaan Epdeskel dan Prodeskel Tahun 2023

“Kita bukan melegalisasi, namun membantu proses mencatatkan administrasi pernikahannya secara sah. Sehingga setelah tercatat secara resmi, hak istri dan anak dapat tercatat secara resmi. Contoh saja, akta kelahiran sang anak dan juga warisan untuk anggota keluarga nantinya,” ungkap Erman.

Kedepan, lanjut Wako, Pemko Bukittinggi akan digelar nikah massal. Selanjutnya, juga akan disusun rencana untuk menyelamatkan anak yang dibuang orang tuanya.

Baca Juga  50 Pemandu Wisata Bukittinggi Diberi Pelatihan

(Ophik/KABA12.com)

News Feed