Maninjau, siberindo.co — Jalur lalu lintas di kawasan Kelok 44, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam kembali normal pasca terjadinya longsor yang menutup sebagian badan jalan.
Longsor tebingan itu terjadi di jalur Kelok 44 tepatnya di tikungan Kelok 9, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Minggu (26/9) malam, sekitar pukul 20.30 WIB
Penyebab peristiwa di jalur rawan itu akibat tingginya curah hujan yang melanda, sehingga tebing di sisi jalan mengalami longsor sepanjang 10 meter.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Syafrizal didampingi Camat Tanjung Raya Handria Asmi mengatakan, akses jalan di Kelok 44 dari Bukittinggi menuju Lubukbasung maupun sebaliknya, sudah kembali normal setelah dilakukan pembersihan material longsor di Kelok 9.
Ia menyebut, pembersihan material longsor berupa tanah dan kayu dilakukan secara manual oleh tim BPBD Agam, pemerintah kecamatan, polsek, TKSK, nagari, dan pemuda.
“Akses jalan kembali normal setelah dua jam kejadian atau sekitar pukul 22.50 WIB. Pembersihan material longsor diupayakan oleh tim gabungan secara bergotong royong dengan peralatan manual,” ungkap Syafrizal kepada KABA12.com, Senin (27/9).
Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR provinsi untuk melanjutkan pembersihan sisa material menggunakan alat berat.
“Kita sudah laporkan ke Dinas PU provinsi untuk melakukan pembersihan sisa material dengan alat berat. Kemungkinan dalam waktu dekat ini akan dibersihkan,” katanya.
Tingginya intensitas hujan yang melanda Kabupaten Agam sejak beberapa hari terakhir, pihaknya juga mengingatkan masyarakat dan pengguna jalan untuk lebih waspada dan berhati-hati. Upaya ini harus dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap bencana yang mengintai di musim hujan seperti longsor, banjir, dan pohon tumbang.
“Apabila ada kejadian bencana mohon laporkan ke petugas terkait agar cepat ditangani,” ujarnya.
(Bryan/KABA12.com)
Siberindo.co – Penyelenggaraan iven Internasional Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ketiga pada 8-12 Mei 2025 mendatang diharapkan menjadi kesempatan bagi Sumatera Barat untuk
Siberindo.co – Kaum perempuan muda sangat strategis dalam menyiapkan masa dengan bangsa. Termasuk perempuan muda yang tergabung dalam organisasi Fatayat Nahdlatul Ulama
Siberindo.co – Nasib dunia perbukuan di Sumatera Barat sungguh memprihatinkan dan menyedihkan. Tidak adanya kepedulian pihak pemerintah daerah, maraknya buku bajakan hingga
Siberindo.co – Ikatan Mahasiswa Sintuak Toboh Gadang (Imasintoga) diminta berperan aktif dalam mengatasi berbagai masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Terutama
Komentar