Sumbar, Siberindo – Empat rumah terancam jatuh ke sungai akibat longsor di bantaran aliran sungai Lubuk Peraku, Padang, akibat pengikisan dinding pinggiran sungai.
Warga setempat, Silviati, menyebut longsor terjadi minggu lalu, pada permukaan dinding tebing rumahnya, setinggi 6 meter dan lebar 6 meter. Longsor di Jalan Liberti Indah I, RT02/RW05, Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang tersebut disebabkan gerusan air sungai.
Artisyah, salah seorang warga yang rumahnya tepat berada di atas tebing yang longsor tersebut mengaku khawatir dengan bencana longsor sejak beberapa tahun terakhir. Apalagi ketika hujan lebat yang disertai meningkatnya debit air aliran sungai Lubuk Peraku ini. “Kalau sudah hujan lebat, kami semua yang tinggal di atas tebing ini selalu was-was, karena kami takut tebing ini longsor dan membawa rumah kami. Sebab, jarak tebing dengan rumah kami sekitar 1 meter lebih.
Guna mencegah longsor susulan yang berdampak lebih besar, PT Semen Padang mengerahkan satu unit alat berat untuk memperbaiki bantaran sungai dan menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membersihkan material longsor. Pengerahan alat berat dari PT Semen Padang sejak Sabtu (22/5) hingga Rabu (26/5/2021), sebagaimana dikutip dari Minangsatu, jejaring Siberindo di Padang.
Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati, mengatakan perusahaan mengirimkan bantuan alat berat dan relawan TRC ke lokasi longsor yang berada di Ring 1 perusahaan. “Semoga perbaikan bantaran sungai ini bisa mencegah longsor susulan, karena kalau dilihat, di atas tebing itu sudah nampak pagar dan dinding rumah warga dan tentunya ini berbahaya jika terjadi longsor susulan,” pungkas Nur Anita.
Ketua RW 05, Silviati Thaer, menyatakan, kondisi yang membayakan warga tersebut sudah dilaporkan kepada Lurah dan LPM, BPBD dan PT Semen Padang. Alhamdulillah, hari itu juga langsung direspon oleh semua pihak,” bebernya. Pihaknya berterimakasih kepada PT Semen Padang yang merespons cepat bencana longsor di tebing aliran sungai Lubuk Peraku ini dengan langsung mengirimkan TRC dan bantuan alat berat.
Pengiriman alat berat dan relawan TRC ke lokasi longsor, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat lingkungan perusahaan, karena salah satu fokus CSR perusahaan adalah terkait kebencanaan. “Jika terjadi bencana kita senantiasa membantu masyarakat sesuai kemampuan kita,” kata Anita.











Komentar