oleh

Caleg DPRD Sumbar Syafrizal Ucok Menyapa Masyarakat di Muaro Kandis Linggo Sari Baganti

Air Haji, Siberindo 

 

Masyarakat di Nagari Muaro Kandis, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan sangat mendambakan adanya sumur bor untuk mengairi sawah mereka yang merupakan lahan tadah hujan.

 

Aspirasi masyarakat Muaro Kandis Punggasan Air Haji itu disampaikan dalam Silaturrahmi Masyarakat dengan Caleg DPRD Sumbar Partai Golkar Drs. Syafrizal Ucok, MM Datuak Nan Batuah pada Selasa (24/10/2023) malam.

 

Hadir dalam pertemuan silaturrahmi ini Pucuk Suku Sikumbang Siwat Aslan Dt. Bagindo Sutan, tokoh budaya Minangkabau Mak Datuak Manjo Dirajo, wiraswasta randang lokan Buyung Enek, Hakim Kudun dari Lakitan, tokoh masyarakat Nagari Indrapura M. Kamil Indra Pamangkubumi, dan lebih 100 orang anak kemenakan suku Sikumbang dibawah payung Datuak Rajo Indo.

Baca Juga  Antisipasi Meluasnya PMK di Agam, BPBD Bergerak Bersama Distan

 

Lebih lanjut disampaikan masyarakat tentang lahan pertanian yang sangat tergantung dari curah hujan. Karena itu adanya sumur bor menjadi nyawa bagi lahan persawahan masyarakat. “Kami sangat berharap Pak Syafrizal Ucok dapat duduk di DPRD Sumbar, sehingga bisa mewujudkan program sumur bor untuk lahan pertanian ini,” kata Siwat Aslan Dt Bagindo Sutan memperkuat harapan masyarakat.

 

Lain petani, lain pula harapan dari masyarakat nelayan. Aspirasi yang disampaikan pada pertemuan ini adalah harapan untuk dapat bantuan mekanisasi alat tangkap ikan berupa robin atau mesin tempel, sehingga masyarakat dapat menangkap ikan lebih jauh ke tengah laut.

 

Menjawab aspirasi masyarakat, Caleg DPRD Sumbar Partai Golkar Syafrizal Ucok Datuak Nan Batuah ini mengaku prihatin terhadap nasib petani dan nelayan yang ternyata banyak belum tersentuh selama ini oleh wakil rakyat. Mestinya kelompok masyarakat petani dan nelayan Pessel inilah yang prioritas mendapat perhatian dari anggota DPRD yang sudah diberikan amanah oleh masyarakat.

Baca Juga  Ketua MPR Ahmad Muzani Diberi Gelar Adat Melayu, Ketum LKAAM Fauzi Bahar Nilai Sudah Pas dan Tepat!

 

Memang diakui banyak proyek fisik dan infrastruktur yang harus disentuh, namun proyek fisik yang erat dengan petani dan nelayan, termasuk jalan lingkar pertanian, mestinya mendapat perhatian utama dari anggota dewan yang sudah dipilih, bukan pelatihan-pelatihan saja yang hanya dinikmati oleh segelintir kelompok masyarakat.

 

Komposisi penduduk Kabupaten Pesisir Selatan memang terbesar berada pada sektor pertanian dan kelautan. Karena itu program-program provinsi yang ada kaitan dengan petani dan nelayan harus direbut oleh wakil untuk dibawa ke Pesisir Selatan. Selain itu tentunya melakukan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berada di sekitar destinasi wisata dengan usaha-usaha jasa, kuliner dan cindera mata.

Baca Juga  462 Peserta Lomba Menulis Surat bagi Guru dan Siswa di Sumbar Lolos Tahap Seleksi Awal

 

“Jika Allah SWT memberikan amanah kepada kami menjadi anggota DPRD Sumbar maka Insya Allah harapan masyarakat petani dan nelayan seperti yang ada di Muaro Kandis Linggo Sari Baganti ini, yaitu sumur bor dan fasilitas alat tangkap ikan bagi nelayan ini menjadi prioritas kami untuk diperjuangkan dalam APBD Sumatera Barat. Insya Allah,” kata Syafrizal Ucok Datuak Nan Batuah yang sehari-hari adalah Ketua LKAAM Kabupaten Pesisir Selatan. (PB)

News Feed