Lubukbasung, siberindo.co — Kabar duka masih menyelimuti kabupaten Agam menyusul, masih terjadi penambahan warga yang meninggal akibat keganasan virus corona Minggu,(26/9) hari ini yang berasal dari kecamatan Tanjung Raya.
Penambaahan 1 warga yang meninggal hari ini, membuat data warga yang meninggal akibat virus corona sejak menjadi pandemic di dunia itu sudah mencapai 209 orang.
Sementara update data Satgas Penanganan Covid-19 Agam hari ini, mencatatkan penambahan 1 kasus positif baru, dari kecamatan Baso, dan 3 pasien sembuh yang seluruhnya berasal dari kecamatan Palupuah.
Seperti dijelaskan Yosefriawan, Asisten II Sekab.Agam selaku Koordinator Bidang Data-Sosialisasi Satgas Penanganan Covid-19 Agam, yang menyebutkan, kasus Covid-19 di kabupaten masih belum sepenuhnya dinyatakan aman.
Pasalnya, hingga hari ini, angka kasus masih sangat fluktuatif , baik jumlah pasien sembuh maupun jumlah kasus terkonfirmasi positif baru, dibuktikan dengan masih naik turunnya angka kasus, “ yang memprihatinkan, masih ada warga yang meninggal akibat keganasan virus corona itu, “ungkap Yosefriawan.
Ditambahkan, total akumulasi kasus pandemic Covid-19 hingga Minggu ini, mencapai 7.766 kasus, dengan rincian 7.450 orang sudah dinyatakan sembuh, 209 meninggal dunia, dan 107 kasus aktif masing-masing 7 orang dirawat di beberapa rumah sakit dan 100 orang menjalani isolasi mandiri.
Wakil Menteri Sosial Agus Priyono menyebut sinergi dan kolaborasi menjadi poin penting dalam mengatasi kemiskinan di tanah air. Baca Juga Jabatan Ketua
Serang – Menteri Sosial RI Drs. H. Saifullah Yusuf bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto, serta Ketua Umum
Siberindo.co – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Sumatera Barat Prof. Ganefri, Ph.D terpilih sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI)
Siberindo.co – Peristiwa tahun 1990 sampai 1995 adalah fase perangsangan dalam gerakan mahasiswa di Indonesia. Artinya, secara teoretis gerakan sosial, dalam periode
Siberindo.co – Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kota Padang perlu terus memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja)
Komentar