Lubukbasung, siberindo.co — Sekretaris Daerah Kabupaten Agam H.Martias Wanto Dt.Maruhun, yang juga Kepala BPBD Agam ingatkan masyarakat kabupaten Agam untuk mewaspadai dampak curah hujan tinggi yang terjadi Minggu,(26/9) sejak siang hingga malam.
Sampai berita ini ditayangkan, curah hujan di mayoritas wilayah kabupaten Agam masih tinggi bahkan di beberapa lokasi sudah mulai terlihat dampaknya,terutama luapan Banjir di berbagai saluran irigasi dan aliran sungai.
Disebutkan M.Dt.Maruhun, pihaknya bersama masyarakat untuk mewapadai dampak curah hujan tinggi yang terjadi sejak Minggu siang tadi yang dikuatirkan bisa memicu beragam dampak, pasalnya wilayah Agam dikenal sangat rawan bencana.
Sekab.Agam itu, berharap masyarakat untuk berdiam diri di rumah atau mencari lokasi aman, serta memantau betul lokasi-lokasi yang selama ini rawan bencana, “ kuncinya kewaspadaan dini, karena hal itu penting dalam mengurangi dampak resiko bencana, “ sebut M.DtMaruhun.
Secara khusus, Sekab.Agam itu juga sudah berkoordinasi dan menyiagakan personil kebencanaan yang setiap saat harus siaga dan turun ke lapangan membantu masyarakat, “ kita berharap, tidak ada yang luar baisa, “ ungkapnya.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, dampak curah hujan tinggi sejak siang tadi di Lubukbasung sudah menyebabkan banjirnya di beberapa lokasi yang sudah menjadi langganan. Termasuk penutupan ruas jalan SIMAKA, mengikuti protap antisipasi, jika curah hujan tinggi, jalur jalan itu akan ditutup mengantisipasi dampak bagi pengguna jalan.
PADANG – Gugatan mantan Kepala Kesbangpol Irvan Khairul Ananda terhadap Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno berlanjut ke persidangan di Pengadilan Negeri Padang.
Padang Pariaman, Siberindo – Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Pelayanan kedaruratan (NICU) Kamis (6/8) di
Payakumbuh, Siberindo Wali Kota Payakumbuh Sumatera Barat Riza Falepi hadir dalam empat agenda rapat paripurna yang digelar sekaligus di Ruang Sidang Rapat
Padang Panjang, Siberindo Kabar gembira bagi masyarakat Kota Padang Panjang, Sumatera Barat. Walikota setempat Fadly Amran Datuak Paduko Malano menerbitkan aturan yang
Komentar