oleh

1.325 Warga Agam Jalani Isolasi Mandiri, M.Lutfie : Pengawasan Khusus Ditingkatkan

Lubukbasung, siberindo.co —Meningkatnya kasus terkonfirmasi Covid-19 di kabupaten Agam, terutama melonjaknya jumlah warga yang menjalani isolasi mandiri di berbagai lokasi, termasuk di kediaman masing-masing membuat masyarakat semakin kuatir.

Pasalnya, dampak lonjakan kasus itu, membuat sebagian warga mulai paranoid, dan ketakutan akan lemahnya pengawasan terhadap warga terpapar positif yang menjalani isolasi mandiri, karena dikuatirkan tanpa pengawasan ketat, warga yang terkonfirmasi bisa saja berkeliaran dan ikut bergabung dengan kegiatan masyarakat lainnya, termasuk menyatu dalam kerumuman.

Menyikapi kondisi itu menurut M.Lutfie, Kalaksa.BPBD Agam, sekretariat Satgas Penanganan Covid-19 Agam, sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan pemerintah, khusus bagi warga yang menjalani isolasi mandiri, sudah ada aturan yang harus dijalani.

Baca Juga  Ketua Dewan Pembina Ansor Sijunjung Desriwan: Saya Bangga Perkembangan Ansor Sijunjung

Disebutkan, isolasi mandiri bisa dilaksanakan justru sudah melalui berbagai evaluasi dan tahapan pemeriksaan dari petugas medis, termasuk screaning kondisi medis warga yang terpapar positif, “isolasi mandiri dilaksanakan dengan pengawasan khusus dari petugas medis dan satgas, termasuk tim dari kecamatan dan nagari, “ jelas M.Lutfie.

Hal senada dikatakan Yosefriawan, plt.Kadinas Kesehatan Agam, yang menyebutkan, keputusan penetapan isolasi mandiri merupakan rekomendasi petugas medis.

Baca Juga  PP Muhammadiyah Sayangkan Pangdam Jaya Hadir Saat Penjelasan Kematian 6 Anggota FPI

Untuk pengawasan, ditegaskannya dilakukan secara berlapis, karena potensi resiko penularan yang sangat tinggi, sehingga dibutuhkan perhatian, pengawasan dan pemantauan yang berlapis dari unsur terkait.

Yosefriawan, Asisten II Sekab.Agam itu, mengapresiasi adanya informasi dan kekuatiran warga terkait dengan dugaan adanya warga yang tengah menjalani isolasi justru berada di luar tempat isolasi termasuk ada yang luput dari pengawasan.

“ Kita justru tengah memantau kondisi hal itu, dan diharapkan apa yang dikuatirkan masyarakat itu tidak terjadi, karena sejak awal, baik warga yang terpapar positif termasuk keluarga yang terpapar, sudah dijelaskan proses dan tahapan isolasi mandiri yang harus dijalani, “ tegasnya.

Baca Juga  Polsek Tanjung Raya-Mahasiswa KKN Unand Bagikan Masker dan Hand Sanitizer

Pemkab.Agam melalui Satgas Penanganan Covid-19 Agam, berupaya maksimal mendorong peran aktif semua unsur, termasuk jajaran satgas baik kecamatan maupun nagari, bersama petugas medis di seluruh puskesmas yang ada, untuk memaksimalkan pengawasan terhadap kegiatan isolasi mandiri yang secara khusus sudah terdata, baik jumlah warga yang menjalani isolasi mandiri, lokasi dan progress isolasi yang harus diikuti.

HARMEN/kaba12.com

Komentar

News Feed