oleh

Wako Pariaman Lepas Keberangkatan Mendes PDTT di BIM kembali ke Jakarta

Padang Pariaman, Siberindo – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI  Abdul Halim Iskandar setelah melakukan kunjungan kerja di Propinsi Sumatera Barat sejak Jum’at (24/7/2020) lalu, Minggu (26/7/2020) pagi kembali bertolak ke Jakarta melalui Bandara Internasional Minangkabau. Didampingi sang istri, Gus Menteri bertolak dari BIM pukul 10.00 WIB dilepas beberapa pejabat di Sumbar diantaranya Rektor UNP Prof. Ganefri, Kadis DPMD Prov. Sumbar Drs. Syafrizal,  Walikota Pariaman Genius Umar yang didampingi Ketua DPW PKB Sumbar Febby dt Bangso.

Diantara kunjungan kerja Gus Menteri di Sumbar adalah mengukuhkan Pendamping Desa Berdikari Kota Pariaman yang merupakan inisiatif dari Walikota Pariaman dalam mengatasi kekurangan tenaga pendamping desa yang diangkat oleh pemerintah pusat, dan merupakan satu-satu nya di indonesia.

Masih di Kota Pariaman, Abdul Halim Iskandar juga mengunjungi Jembatan Pelangi Desa Kampung Kandang, yang dibangun dengan Dana Desa, yang saat ini dijadikan Desa Wisata dengan memanfatkan kearifan lokal dan potensi desa yang memanfaatkan alam yang ada.

Setelah itu Menteri juga meresmikan Embung Desa di kecamatan Sintoga Kabupaten Padang Pariaman, dan terakhir di Sabtu,  mengunjungi Kecamatan Silaut dan Kawasan Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan.

“Banyak manfaat yang didapat dari kunjungan pak Mendes PDTT ini ke Kota Pariaman secara khusus, dimana dengan kehadiran beliau dalam pengukuhan PDB (Pendamping Desa Berdikari) Kota Pariaman, secara tidak langsung menjadikan Kota Pariaman menjadi yang terdepan dalam membuat inovasi tentang kemajuan yang ada di desa,” ujar Genius Umar.

Baca Juga  Ekspedisi Geopark Kaldera Toba – HPN SMSI 2023 Menjaga Warisan Dunia Menebar Sejahtera

Selain itu, kunjungan ini juga menjadi hal positif bagi Pemko Pariaman, dimana pada kesempatan tersebut, Wako Pariaman juga berkesempatan memberikan proposal untuk pembangunan Embung Desa, Desa Sikapak Barat, Kecamatan Pariaman Utara, yang dananya berasal dari Kemendes PDTT.

“Kita harapkan proposal pembangunan embung Desa, dimana dananya berasal dari pusat di Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dapat segera turun, dan dengan adanya Embung Desa tersebut, akan terjadi peningkatan pertanian, perekonomian, perikanan dan wisata di desa Sikapak Barat nantinya,” ungkap Genius.

Untuk Provinsi Sumatera Barat, kunjungan dari orang nomor satu di Kemendes PDTT ini, banyak sekali manfaatnya, dimana Gus Menteri ini menjelaskan bahwa Dana Desa akan terus ada dan berkesinambungan di tahun-tahun selanjutnya, karena hal ini sesuai dengan arahan Presiden, bapak Joko Widodo, “Membangun dari pinggiran,” ulasnya.

Baca Juga  Jelang IMLF, Satupena Sumbar Gelar Webinar Fakultas Sastra dan Produksi Sastra yang Terus Tergerus di Sumatera Barat

“Kita juga sedang menampung aspirasi dari teman-teman di Sumbar yang punya kearifan lokal yaitu Nagari dan Jorong, dimana saat ini yang mendapatkan dana desa adalah nagari, yang luasnya lebih besar dari kebanyakan desa-desa yang ada di indonesia, sehingga kedepan kita akan mengkaji dana desa nanti bisa diberikan ke jorong, sehingga pembangunan dari pinggiran ini semakin cepat, sambil menunggu keputusan dan regulasi yang kita rapatkan nanti di pusat,” tutup Gus Menteri

(J/at)

Komentar

News Feed