oleh

Pasar Sarikat Lubuk Basung-Geragahan Tidak Memadai lagi, Sudah Seharusnya Ada Pasar Moderen di Pusat Kota Lubuk Basung

LUBUK BASUNG, SiberindoDi Kota Lubuk Basung Ibu Kota Kabupaten Agam, sudah seharusnya ada pasat harian, kini yang ada adalah pasar mingguan, di Padang Baru Lubuk Basung, buka dua kali setiap pekan, tidak puas, sebab kebutuhan setiap hari, jelas beberapa warga Rabu 26 Mei 2021.

Pasar Serikat Lubuk Basung-Geragahan, terletak dipuasat Kota Lubuk Basung di Padang Baru, Nagari Persiapan Surabayo, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, bukan lah pasar milik Pemda Kabupaten Agam, tapi statusnya nilik dua nagari Lubuk Basung dan Geragahan.

Nasibnya belum lebih baik, dari dahulu hingga sekarang, bangunan los dan sebagainya banyak yang rusak, areal pasar bersemak, kotor, karena tidak terurus. Tapi pasar yang dibangun tahun 1984. Pasar Padang Baru Lubuk Basung adalah pemindahan pasar lama, karena pasar lama itu dijadikan terminal bus dan oplet melengkapi sarana dan prasarana ibukota, tapi kini terminal itu kembali jadi pasar.

Kepala Pasar Serikat Lubuk Basung-Geragahan, Helmon Dt. Hitam tengah berupaya, agar pasar yang strategis di jantung ibu kota Kabupaten Agam jadi pasar moderen. Sebenarnya angan-angan itu terbetik sudah semenjak lama, tapi belum juga kesampaian, sudah sepatutnya pasar itu jadi pasar moderen, buka setiap hari.

Baca Juga  Presiden RI; Jadikan Pancasila sebagai Pondasi Pengembangan IPTEK

Kepala (Penghulu) Pasar, Helmon Dt. Hitam, jadi beban melihat kondisi pasar seperti sekarang ini, ia mengakui kondisi pasar tidak layak. Hari pasar cuma dua hari, minggu dan kamis, pada hal pasar itu adalah pasar bercokol dijantung kota kabupaten, seharusnya ada aktivitas pasar setiap hari, ujarnya Helmon Dt. Hitam yang juga mantan anggota DPRD Kabupaten Agam.

Baca Juga  Wako Ramlan  Ajak Warga  Putus Mata Rantai Covid-19  dengan Vaksinasi

Pengakuan Helmon Dt. Hitam, pengurus pasar tengah mengupayakan pembenahan kondisi pasar. Dikatakan, upaya yang sedang dilakukan adalah melayangkan proposal dana pembangunan pasar kepada Kementerian PUPR.

Pengakuan Helmon Dt. Hitam, sudah diajukan proposal melalui anggota DPR RI, Ikbal. Mudah-mudahan dapat perhatian dari pemerintah pusat, dari jalur Kemeterian PUPR, sebut Helmon Dt. Hitam. Jumlah anggaran yang diusalkan ke Kementerian PUPR sebesar Rp103 miliar untuk membiayai sarana dan prasarana pasar seuas kurang lebih 3 hektar.(lk)

 

Komentar

News Feed