Maninjau, kaba12.com — Puluhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana dan pegawai di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, menggelar salat gaib untuk seluruh awak KRI Nanggala 402 yang dinyatakan tenggelam saat menjalankan tugas di perairan Utara Bali.
Salat gaib itu dilaksanakan pada Minggu (25/4) setelah sholat Zuhur di mushola Rutan setempat, yang diikuti sebanyak 33 orang warga binaan dan sejumlah petugas.
Kepala Rutan Kelas IIB Maninjau Desrianto mengatakan, kegiatan salat gaib ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada pejuang bangsa yang telah gugur dalam menjalankan tugas.
Dalam kesempatan itu, seluruh warga binaan dan petugas juga mengirimkan doa terbaik untuk 53 awak kapal selam Nanggala 402 yang telah gugur.
“Saat ini bangsa Indonesia tengah berduka atas gugurnya seluruh awak kapal KRI Nanggala 402 saat menjalankan tugas. Maka dari itu, mari kita kirimkan doa terbaik, dan lakukan salat gaib sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para prajurit KRI Nanggala 402,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh warga binaan dan petugas di Rutan Maninjau menyambut baik dan antusias melaksanakan salat gaib dan mendoakan pejuang bangsa yang gugur.
“Alhamdulillah, mereka sangat antusias mengikuti salat gaib dan mendoakan arwah prajurit bangsa. Kita berharap kepada keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran terhadap musibah ini,” kata Desrianto.
Sebelumnya ramai diberitakan, kapal selam KRI Nanggala 402 hilang kontak pada Rabu (21/4) dinihari. Kapal ini membawa 53 orang prajurit TNI AL dalam menjalankan latihan di perairan Utara Bali.
Proses pencarian kapal selam yang hilang melibatkan seluruh unsur yang ada, termasuk bantuan armada kapal dan pesawat dari sejumlah negara sahabat.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengumumkan secara resmi pada Minggu (25/4), bahwa berdasarkan bukti-bukti otentik yang ditemukan dapat dinyatakan KRI Nanggala 402 tenggelam, dan 53 awak kapal dipastikan telah gugur.
(Bryan)
Transformasi digital dalam birokrasi pemerintah melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tidak hanya membawa kemudahan layanan publik, tetapi juga memunculkan konsekuensi hukum
Siberindo.co – Alumni Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Padang Angkatan 1988 adakan berbuka bersama (Bukber), Rabu (11/3/2026) malam di Rumah Makan Pondok
Catatan Seorang Deklarator PERADI PROFESIONAL Oleh: DR. Hendra Dinatha, S.H., M.H. Deklarator PERADI PROFESIONAL dan Juga Wakil Rektor Universitas Jayabaya, Jakarta Abstrak
JAKARTA – Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI PROFESIONAL) resmi dideklarasikan sebagai wadah baru bagi para advokat di tanah air. Deklarasi digelar pada
Komentar