oleh

Bersatu Membangkitkan kembali Kejayaan Lagu Minang

Sumbar, Siberindo – Penghasilan seniman, musisi, penyanyi, dan pencipta lagu bahkan semua komponen musik terganggu oleh kelakuan pembajak. Demikian kondisi seniman musik Minang saat ini.

Pernyataan itu disampaikan Ketua DPD PAPPRI Sumbar, Husin Daruhan Dt Mangkuto, saat peringatan Hari Musik Nasional di Taman Budaya Sumbar, Kamis (25/3/2021). “Kesejahteraan seniman musik di Sumbar harus diangkat kembali,” ajak Dt Mangkuto dengan semangat.

Ia yakin usaha bersama semua pihak menjadikan lagu Minang sebagai tuan rumah di negeri sendiri, akan tercapai. Tentu dengan bantuan pemerintah dan regulasi yang menjamin peredaran produksi lagu-lagu Minang.

Baca Juga  Pembelajaran Untuk Kaum Milenial Tentang Legenda Malin Kundang

Menurut Dt Mangkuto, PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia) di Sumbar mengalami kevakuman selama 3 tahun, sehingga membutuhkan kerjasama pemerintah dan legislatif untuk menggerakkannya. “Kalau bisa kita diberi dana hibah Pak, mohon bantuan DPRD Sumbar,” sebutnya ke arah deretan kursi tamu. Di barisan depan kursi tamu tampak hadir, Ketua Komisi V DPRD Sumbar, Muchlis Yusuf Abit, yang mewakili Ketua DPRD, Supardi.

Menanggapi soal dana hibah untuk DPD PAPPRI Sumbar, Muchlis Yusuf Abit, mengatakan pihaknya akan mendukung kebutuhan para seniman musik. “Kebetulan Komisi V ini membidangi kesejahteraan, jadi dekat hubungannya dengan PAPPRI,” sebut Yusuf Abit (Gerindra ) sambil tersenyum.

Baca Juga  Besok, Ratusan Jurnalis dan Pekerja Media di Sumbar Suntik Vaksin Dosis ke- 1,2

Sementara Gubernur Sumbar yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan, Gemala Ranti, mengatakan pemprov mengapresiasi keberadaan PAPPRI. Ranti, mengingat penggiat musik dan kebudayaan secara umum, bahwa kebanggaan terhadap kejayaan musik Minang di masa lalu, hendaknya memacu para seniman untuk berkarya lebih baik lagi. “Apalagi sekarang situasinya berbeda dengan era 1950an. Sekarang sistem digitalisasi. Setiap era selalu ada tantangan untuk mengangkat musik Minang agar kembali jaya,” harapnya.

Dalam rangkaian peringatan Hari Musik Nasional yang ditetapkan pemerintah setiap tanggal 9 Maret, berdasarkan Kepres, No. 10/2013, DPD PAPPRI Sumbar sudah mengisinya dengan sejumlah kegiatan. Para seniman melakukan ziarah ke makam Syamsi Hasan dan Zalmon. Keduanya, terkenal sebagai penyanyi Minang dalam periode berbeda. Syamsi Hasan, penyanyi sekaligus pelawak era 1970an, sedang Zalmon, penyanyi dengan khas ‘ratok’ (meratap), tahun 1990an. Diantara sejumlah albumnya, Zalmon paling dikenal dengan lagu Kasiak 7 Muaro, ciptaan Agus Taher.

Baca Juga  Harristio Haredha Petugas Lapas Pariaman Gagalkan Titipan Berupa 3 Paket Sabu

Peringatan Hari Musik Nasional di Sumbar, dimeriahkan dengan sajian musik khas Minang, atraksi elaborasi talempong dengan musik modern, disamping penampilan bintang penyanyi Minang, Kardi Tanjung, Renima, Ucok Sumbara dan Vani Vabiola.

Komentar

News Feed