Jurnalis Keterbukaan Informasi Bukittinggi Dilantik, Pertama Sumbar
Bukittinggi, siberindo.co — Perkumpulan wartawan yang fokus dalam sistem keterbukaan informasi masyarakat, Forum Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (FJKIP) Kota Bukittinggi resmi dilantik di Aula Balaikota Bukittinggi, Senin (25/10).
Pelantikan dilakukan oleh Ketua FJKIP Sumbar, disaksikan Wali Kota Bukittinggi, Ketua DPRD, Perwakilan Forkopimda, KI Sumbar, dan Kadis Kominfo Bukittinggi.
Ketua FJKIP Sumatera Barat, Gusriyono, menjelaskan, FJKIP Bukittinggi menjadi forum jurnalis pertama yang dibentuk dari 18 daerah Kabupaten Kota di Sumatera Barat. Tujuannya, meningkatkan kualitas dan kuantitas keterbukaan informasi kepada masyarakat.
“Forum ini diharapkan menjadi penyalur informasi untuk mendukung keterbukaan di daerah setempat. Selamat dan sukses, FJKIP nantinya akan menyebarluaskan keterbukaan massifnya informasi pada masayarakat di Bukittinggi dan tentu saja kita siap bekerjasama dengan Dinas Kominfo sebagai salah satu sumber data dan informasi,” ujar Gusriyono.
Ia mengatakan, FJKIP Sumbar, pertama kalinya didirikan pada 2019 dengan adanya inisiasi oleh Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat dengan tujuan memperjuangkan keterbukaan informasi yang diatur sesuai regulasi.
“FJKIP Sumbar terbentuk pada Desember 2019 melalui inisiasi Komisi Informasi Sumbar, Dprd Sumbar dan akademisi, kita bekerja sesuai dengan UU Pers nomor 40 dan UU nomor 14 tahun 2008,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, bersama Ketua DPRD Bukittinggi, Beny Yusrial, menyambut baik terbentuknya FJKIP Kota Bukittinggi. Forum atau perkumpulan ini diharapkan dapat membantu mempertahankan prediket Bukittinggi sebagai Kota Informatif di Indonesia.
“Dengan adanya FJKIP ini, akan menjadi pembiasaan bagi seluruh jajaran Pemkot sebagai sumber data dan informasi untuk bekerjasama maksimal dalam penyampaian informasi,” kata Erman Safar.
Wako menambahkan, pihaknya akan memberikan seminar kepada jajaran khususnya Kepala Dinas untuk menyamakan persepsi dan pendapat tentang keterbukaan informasi.
“Kita akan maksimalkan sumber info dan data agar mampu menjangkau masyarakat, tentu kita berharap adanya kepuasan dari masyarakat. FJKIP diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang keterbukaan informasi,” pungkasnya.
Untuk saat ini, ada 13 wartawan dari media yang tergabung di FJKIP Bukittinggi, yaitu dari MNC Grup (RCTI, Inews, Okzone, MNC dan Global TV), Metro TV, TVRI, Padang TV, Padang Ekspress, Kaba12.com, Covesia, Antara, Klikpositif dan Katasumbar, Suarariau, Haluan, Singgalang dan Rakyat Sumbar.
(Ophik/KABA12.com)











Komentar