Maninjau, siberindo.co — Yayasan Hutan Lestari Indonesia (YHLI) berencana akan melakukan program penghijauan di Nagari Koto Gadang VI Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, pada tahun 2022.
Program tersebut dilaksanakan dengan menanam ribuan bibit pohon di kawasan hutan Nagari Koto Gadang VI Koto. Selain di hutan, penanaman pohon juga dilakukan di wilayah pinggiran sungai yang bermuara ke Danau Maninjau.
Ketua YHLI Ardedi Tanjung mengatakan, penanaman ribuan pohon akan dilaksanakan pada awal tahun 2022. Ia menyebut, ada beberapa jenis pohon yang akan ditanam dalam program penghijauan itu, diantaranya beringin, nangka, alpukat, durian montong, dan pohon produktif lainnya.
“Penanaman ribuan bibit pohon akan digelar pada bulan Maret 2022. Nantinya ada sebanyak 10.000 bibit pohon yang akan ditanam di wilayah Nagari Koto Gadang VI Koto,” ujar Ardedi Tanjung kepada KABA12.com, Rabu (24/11).
Menurutnya, nagari tersebut dipilih sebagai pusat penghijauan karena memiliki tiga aliran sungai yang bermuara ke Danau Maninjau. Ke tiga aliran sungai itu yakni Sungai Jauih, Batang Umpang, dan Batang Kurambik
“Kita juga lakukan penanaman pohon di sepanjang pinggiran sungai yang ada di Nagari Koto Gadang VI Koto mulai dari hulu sampai ke hilir. Ini kita untuk menjaga debit air Danau Maninjau karena sungai merupakan salah satu penyumbang air terbesar ke danau vulkanik itu” katanya.
Putra asli Nagari Koto Kaciak ini menambahkan, penanaman ribuan pohon pada tahun 2022 merupakan program penghijauan tahap kelima oleh YHLI yang dilaksanakan di kawasan Salingka Danau Maninjau.
“Penghijauan merupakan sebuah upaya untuk melestarikan lingkungan agar kembali asri, sehat, dan terhindar masalah pencemaran. Dengan penghijauan nanti, tentu ini dapat mendukung program pemerintah terutama mengatasi pencemaran di Danau Maninjau,” imbuhnya.
Lebih lanjut disebutkan, program penghijauan kawasan Salingka Danau Maninjau yang dipusatkan di Nagari Koto Gadang VI Koto itu akan bekerjasama dengan sejumlah pihak mulai dari pemerintahan, swasta hingga perusahaan BUMN.
“Kita akan kerjasama dengan Pemprov Sumbar, Pemkab Agam, PLN, Semen Padang, Bukit Asam, Brantas Abipraya, dan perusahaan lain dalam rangka mensukseskan program penghijauan tahun depan,” jelasnya.
(Bryan/KABA12.com)
Siberindo.co- Diskusi terkait haji tidak akan pernah habisnya, mulai dari sebelum keberangkatan, hari H sampai kepulangan ke tanah air jadi hal menarik
Universitas Jayabaya secara resmi mengukuhkan Prof. (HC) Dr. (HC) Ary Baca Juga Kelas Pelatihan dalam Peningkatan Kapasitas Juri Pencak Silat Nasional di
Siberindo.co – Menulis sebagai tindakan intelektual di kalangan mahasiswa harus terus ditumbuhkembangkan. Karena menulis bukan sekadar dokumentasi. Menulis adalah memberi makna dan
Siberindo.co – Masyarakat terdampak bencana Banjir dan longsor di Kelurahan Kapalo Koto dan sekitarnya Kecamatan Pauh Kota Padang menerima bantuan paket uang
Komentar