Malalak, siberindo.co — Dam pengaman kompleks puskesmas pembantu (pustu) Pasa Lurah, Jorong Jalan Bantiang, Nagari Malalak Barat, kecamatan Malalak, yang terban Senin,(23/8) kemarin, mendapat perhatian serius dari kalangan terkait, pasalnya dampak runtuhnya dam pengaman itu, akan beresiko pada bangunan utama pustu yang banyak melayani warga setempat.
Bahkan, selain untuk pelayanan medis, kepala pustu Jorong Jalan Bantiang itu bersama keluarganya bermukim di kompleks tersebut, sehingga jika dibiarkan, akan berdampak terhadap sarana kesehatan bahkan warga setempat.
Seperti diberitakan kaba12.com Senin kemarin, dampak curah hujan tinggi di wilayah Malalak beberapa hari terakhir, selain menyebabkan longsornya jalur jalan propinsi ruas SIMAKA, juga menyebabkan ambruknya dam pengaman kompleks pustu jorong Jalan Bantiang, Malalak Barat.
Bahkan, pihak BPBD Agam yang mendapat laporan atas kejadian tersebut, Selasa,(24/8) langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mengidentifikasi sekaligus mereka langkah-langkah penanganan yang harus dilakukan bersama unsur terkait.
Camat Malalak Ricky Eka Putra menyebutkan, sesuai laporan yang diperoleh pihaknya, dampak hujan lebat yang terjadi di Malalak menyebabkan dam pengaman kompleks pustu Jalan Bantiang itu ambruk bersama material yang longsor dari tebing bagian samping pustu Pasa Lurah, Jorong Jalan Bantiang, Nagari Malalak Barat, “ kita berharap, bisa dilakukan langkah penanganan segera, untuk memgantisipasi dampak yang lebih parah, “sebutnya.
Sementara, menurut M.Lutfie, Kalaksa BPBD Agam yang menurunkan personilnya ke lokasi kejadian Selasa,(24/8) membenarkan, dampak curah hujan tinggi menyebabkan ambruknya dam pengaman kompleks Pustu Pasa Lurah, Jorong Jalan Bantiang, Malalak Barat sepanjang 15 meter dengan ketinggian 18 meter.
“ Kita akan koordinasikan dengan unsur terkait untuk penanganan lebih lanjut, dan melaporkan pada pimpinan daerah, “sebutnya.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12.com, saat ini aktivitas pelayanan di pustu Pasa Lurah, Jalan Bantiang tersebut masih berjalan normal, karena lokasi dam pengaman yang ambruk berjarak cukup jauh dari lokasi bangunan induk, sehingga konstruksi bangunan relative masih aman.
HARMEN/kaba12.com
Limapuluh Kota, Siberindo Janji Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Rakyat (PUPR) Provinsi Sumatera Barat untuk menyediakan alat berat pemadat dan meratakan material yang
Bukittinggi, Siberindo Pernyataan Pimpinan DPRD Provinsi Riau mengumumkan sukses mendapatkan pajak air permukaan (PAP) PLTA Koto Panjang sebesar 100 persen, dari selama
Padang, Siberindo Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, Wali Nagari atau Kepala Desa adalah ujung tombak pelayanan pemerintahan. Di tangannya ada tanggung jawab,
Sijunjung – Putra sulung Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir memastikan diri maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sijunjung. Menggandeng Iradatillah sebagai pendampingnya,
SINJUNJUNG – Danrem 032/Wirabraja Brigadir Jenderal TNI Arief Gajah Mada menegaskan kepada anggota TNI untuk netral dalam tahapan dan pelaksanan Pilkada serentak
Komentar