Duo Koto, siberindo.co — Pemerintah Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam menggelar musyawarah nagari penyusunan rencana kerja pemerintah (RKP) tahun 2023, Kamis (23/6).
Musna yang digelar di aula kantor walinagari setempat itu dihadiri Wakil Bupati Agam Irwan Fikri, Walinagari Duo Koto Joni Safri, Pendamping Desa Kecamatan Yendri Yeni, Ketua Bamus Duo Koto Jendrial Khatik Basa, KAN, tokoh masyarakat, forkopimca dan tamu undangan lain.
Walinagari Duo Koto Joni Safri menjelaskan, rencana kerja pemerintah (RKP) nagari merupakan dokumen penjabaran dari RPJM nagari untuk periode tahun depan.
“RKP Nagari menjadi dasar penyusunan dan penetapan APB Nagari yang nantinya diusulkan oleh pemerintah nagari kepada pemerintah kabupaten melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah,” katanya.
Ia menambahkan, saat ini pemerintah nagari sedang melakukan berbagai program untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan nagari, seperti BUMNag, UMKM, pertanian, infrastruktur, dan lainnya.
Selain itu, walinagari juga menyampaikan bahwa Nagari Duo Koto merupakan nagari pertama di Kecamatan Tanjung Raya yang sudah melakukan program padat karya tunai desa (PKDT). Program tersebut, kata dia, sudah diterapkan di nagari sejak tahun 2021.
“Program ini bertujuan sebagai percepatan pemulihan ekonomi masyarakat, meningkatkan daya beli, mempertahankan daya beli, dan mendistribusikan anggaran pembangunan desa sampai ke tingkat paling rendah di nagari,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Agam Irwan Fikri mengharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat agar ikut serta memberikan aspirasi untuk kemajuan nagari. Karena menurutnya, musyawarah RKP sangat menentukan pembangunan nagari kedepan.
“Dalam penyusunan RKP nanti diharapkan seluruh elemen masyarakat harus menunjukkan skala prioritas yang ada di nagari guna mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran sehingga bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
(Bryan/KABA12.com)
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, perundungan, hingga pengaruh negatif
Perekonomian Provinsi Sumatera Barat menunjukkan kinerja yang cukup menggembirakan pada awal tahun 2026. Di tengah dinamika global dan proses pemulihan pascabencana,
Pesisir Selatan, Siberindo Korban Banjir bandang yang kini tinggal di hunian sementara (Huntara) 1, Nagari Puluik Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara,
Sicincin, Siberindo Sebagai bentuk kepedulian dan berbagi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada kaum lansia, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau
Padang Pariaman, Siberindo Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sumatera Barat kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyerahkan bantuan untuk korban Banjir bandang,