oleh

Pemko Bukittinggi Pelajari Penanganan Covid-19 Kota Pariaman

Bukittinggi, Siberindo — Wali Kota Bukittinggi Erman Safar melakukan Kaji Banding Penanganan Covid-19 ke Pemko Pariaman, Rabu (23/06). Kunjungan Wako itu didampingi Forkompinda Kota Bukittinggi dan SKPD terkait lainnya.

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar mengatakan, tujuan Kaji Banding ke Kota Pariaman adalah belajar bagaimana penanganan Covid-19 di Kota Pariaman.

Kota Pariaman dalam beberapa bulan terakhir berhasil mempertahankan status zona kuning. Sementara untuk beberapa bulan terakhir Kota Bukittinggi berstatus merah dari data pusat, walaupun dari data Propinsi Sumbar masih dikategori orange.

Baca Juga  Dukung Gebyar Vaksinasi di Agam, PMI Sumbar Bantu 5.000 Dosis Coronavac SD

“Agenda utama adalah mendengar penjelasan Wali Kota Pariaman terkait penanganan Covid 19 di Kota Pariaman dilanjutkan dengan pendalaman oleh SKPD terkait. Sekaligus Pemko Bukittinggi ingin mengevaluasi sejauh mana penanganan Covid 19 telah dilaksanakan di Bukittinggi,” jelas Erman Safar.

Wali Kota Pariaman Genius Umar mengatakan, sejak awal tahun di bulan Januari Kota Pariaman telah berstatus zona kuning.

Sehingga kegiatan belajar tatap muka siswa telah mulai dilaksanakan. Tentu saja dengan protokol kesehatan yang ketat. Kasus yang berasal dari dalam kota bisa dikatakan tidak berapa, yang terbanyak adalah kasus yang terjadi berasal dari warga masyarakat yang baru kembali dari luar kota.

Baca Juga  Dua Wanita di Padang Tertipu Toko Daring

Karena itu penanganan Covid 19 di Kota Pariaman titik beratnya berada di Kelurahan dan desa. Protokol kesehatan di Kelurahan dan desa sangat ketat. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di mulai dari tingkat kelurahan dan desa dan berjalan dengan baik.

“Salah satu contoh ada pada Kecamatan Pariaman Tengah. Ada protokol kesehatan ketat bagi pendatang. Jika ada pendatang ataupun warga masyarakat yang terkofirmasi positif, disediakan rumah isolasi mandiri. Rumah itu dikelola oleh RT dan RW setempat. Termasuk pula kebutuhan harian mereka. Karena itu Kecamatan Pariaman Tengah mendapat penghargaan oleh Polri atas kerja keras itu,” ungkap Wako Pariaman.

Baca Juga  Prof Harris Arthur : Program Sekolah Rakyat Solusi Atasi Kemiskinan dan Putus Sekolah

Setiap elemen berusaha memastikan PPKM berjalan baik. Ada pula kelompok siaga bencana yang memperkuat berjalannya PPKM. Level terkuatnya ada di desa dan kelurahan. SKPD terkait pun bahu membahu memastikan PPKM berjalan lancar.

(Ophik/KABA12.com)

Komentar

News Feed