oleh

Virus Covid 19 Merebak di Agam; Sekolah Tatap Muka Dihentikan

Virus Covid 19 Merebak di Agam; Sekolah Tatap Muka Dihentikan

SUMBAR,Siberindo- Lonjakan Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Agam, berimbas dihentikannya Proses Belajar Mengajar (PBM ) tatap muka dan diganti dengan Pelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Bupati Andri Warman minta pelaksanaan operasi Yustisi kembali diintensifkan bekerjasama dengan TNI-Polri . Sebab kasus Covid-19 terus meningkat dari munculnya sejumlah klaster baru.

Baca Juga  Ingatkan Warga Patuhi Protokol, Indra Catri Bagikan Masker di Pasar Lasi

Mengutip Semangatnews, jejaring Siberindo Sumbar, Sekda Martias Wanto menjawab pertanyaan Wartawan, Sabtu 24/4 , mengatakan, terjadinya lonjakan terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Agam dan ditemukannya klaster baru dari beberapa sekolah SLTP dan SLTA.

Untuk itu berdasarkan rapat evaluasi penanganan Covid -19 ,tgl 23/4, diputuskan bahwa pembelajaran tatap muka di sekolah untuk sementara dihentikan dan diganti dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Baca Juga  ARTERIA DAHLAN DAN DEMOKRASI MINANGKABAU

Rapat koordinasi langsung dipimpin Bupati Agam DR.Andri Warman didampingi Wakil Bupati Irwan Fikri , serta jajaran forkopimda ,OPD,Camat .

Update data yang direlis per 22/4, jumlah terkonfirmasi 2.363 kasus tersebar sampai Kecamatan, sementara tingkat kesembuhan 2.103 ,dan meninggal 47 orang, menjalani perawatan dan isolasi Mandiri 214 orang.

Bupati menegaskan, jajaran pendidikan perlu diwaspadai dan dihentikan PBM .Bagi sekolah yang terpapar segera lakukan test swab,tracking, trancing, ingat Bupati.( Yet ).

Komentar

News Feed