Lubukbasung, siberindo.co — Kasus pandemic Covid-19 di kabupaten Agam yang semakin melandai dalam sebulan terakhir, bahkan terhitung sejak Selasa,(21/9) kemarin, kabupaten Agam sudah turun dari PPKM Level 3 ke PPKM Level 2, membuat seluruh jajaran terkait penanganan Covid-19 semakin intensif melakukan berbagai program.
Upaya maksimal yang tengah digencarkan saat ini, terutama kegiatan vaksinasi yang secara massif dilakukan di berbagai wilayah kabupaten Agam, bekerjasama dengan berbagai unsur khususnya jajaran Dinas Kesehatan Agam bekerjasama dengan unsur kepolisian, baik di Polres Agam, Polres Bukittinggi dan Kodim 0304/Agam.
Ditargetkan, jumlah warga kabupaten Agam yang sudah menjalani vaksinasi covid-19, baik penyuntikan tahap 1 maupun penyuntikan tahap 2 bisa lebih banyak, mengingat dalam sebulan terakhir, berbagai kegiatan vaksinasi juga semakin gencar dilakukan.
Hal itu disebutkan dr.H.Hendri Rusdian, M,Kes, Kadinas Kesehatan Agam yang menyebutkan, saat ini pihaknya bersama Satgas Penanganan Covid-19 Agam, jajaran TNI-Polri, Satgas Covid-19 tingkat kecamatan dan nagari, serta jajaran sekolah tengah melakukan kegiatan vaksinasi secara rutin di berbagai tempat.
Untuk mendorong program vaksinasi itu, diyakinkan Hendri Rusdian, stok vaksin di kabupaten Agam sangat memadai, dan siap melayani kebutuhan vaksinasi masyarakat. Bahkan, saat ini Dinkes Agam bekerjasama dengan jajaran Polres Agam dan unsur TNI, sudah mencadangkan kebutuhan vaksinasi untuk masyarakat.
Kadinkes.Agam itu, optimis, angka keikutsertaan masyarakat dalam kegiatan vaksinasi akan meningkat tajam dibanding sebelumnya, apalagi saat ini, ragam kegiatan vaksinasi semakin banyak dilakukan sampai ke tingkat kecamatan, “ kita memberi dukungan penuh, “ tegas Hendri Rusdian, usai menghadiri gebyar vaksinasi Covid-19 di Makosatlantas Polres Agam, Rabu,(22/9).
Sementara informasi yang diperoleh kaba12.com, animo masyarakat kabupaten Agam sendiri dalam mengikuti vaksinasi Covid-19 yang secara rutin digelar di berbagai tempat oleh Pemkab.Agam saat ini, sudah semakin tinggi, sehingga diyakini, persentase target vaksinasi yang dicanangkan Dinkes Agam dalam waktu dekat akan tercapai.
HARMEN/kaba12.com
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan penyelesaian berbagai persoalan daerah tidak cukup dilakukan melalui langkah-langkah sesaat atau sekadar penertiban di lapangan.
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan penyelesaian berbagai persoalan daerah tidak cukup dilakukan melalui langkah-langkah sesaat atau sekadar penertiban di lapangan.
Apel gabungan yang diikuti oleh berbagai unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, instansi vertikal, serta komunitas peduli lingkungan ini dipimpin oleh
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Ombudsman Republik Indonesia memperkuat sinergi pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Penyelenggaraan
Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dalam mengembangkan ekonomi umat dan memperkuat budaya halal kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Gubernur
Komentar