Maninjau, siberindo.co — Ribuan ikan keramba jaring apung (KJA) di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam kembali mengalami kematian massal.
Camat Tanjung Raya Handria Asmi mengatakan, kematian ikan budidaya jenis nila dan mas itu terjadi di Nagari Tanjung Sani dan Nagari Bayua pada Minggu (19/12) kemarin.
“Iya, kematian ikan massal kembali terjadi pada bulan Desember ini. Ada dua titik lokasi yang mengalami kematian ikan yaitu Nagari Tanjung Sani dan Nagari Bayua,” kata Camat Handria Asmi kepada KABA12.com, Selasa (21/12).
Ia mengatakan, lokasi terparah yang mengalami kematian ikan terjadi di Jorong Sungai Tampang dan Jorong Sigiran, Nagari Tanjung Sani.
Menurutnya, salah satu faktor penyebab kematian ikan secara mendadak karena kekurangan oksigen akibat cuaca ekstrim yang melanda sejak beberapa hari terakhir. Kondisi itu membuat endapan sedimen sisa pakan ikan dan zat beracun lainnya naik ke permukaan.
“Kurangnya kadar oksigen di dalam danau biasa disebut dengan istilah fenomena upweeling atau pembalikan massa air. Sebelum mati, ikan-ikan itu akan mengalami pusing dan mengawang ke permukaan danau,” ujarnya.
Handria menambahkan, pihaknya belum dapat memastikan berapa jumlah dan kerugian akibat kematian ikan tersebut. Namun kematian ikan di Nagari Tanjung Sani diprediksi mencapai sebanyak 200 ton.
“Untuk data pastinya kita belum dapat dari Dinas Perikanan. Namun diperkirakan kematian ikan di Nagari Tanjung Sani mencapai 200 ton,” ungkapnya.
Ia mengakui, kematian ikan secara massal ini merupakan yang ketiga kalinya terjadi di bulan Desember 2021. Dimana sebelumnya kematian ikan juga terjadi di sejumlah nagari, seperti Koto Kaciak, Koto Gadang VI Koto, Koto Malintang, Sungai Batang, dan Tanjung Sani.
Pihaknya juga menghimbau para petani KJA untuk tidak membuang bangkai ikan ke dalam danau karena akan menambah beban pencemaran lingkungan.
“Kita sudah himbau petani KJA agar tidak membuang bangkai ikan KJA ke danau, tapi dikubur di darat untuk mencegah pencemaran. Upaya itu mesti dilakukan sebagai wujud menjaga kelestarian lingkungan Danau Maninjau,” jelasnya.
(Bryan/KABA12.com)
SUMBAR.SIBERINDO.CO – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Sumatera Barat, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Sumatera Barat
Headline, News|Rabu, 30 September 2026 | 08:58 WIB
SUMBAR.SIBERINDO.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar Gladi Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi dan Tsunami tingkat provinsi selama dua hari, 29–30 September 2026,
Headline, News|Selasa, 29 September 2026 | 08:27 WIB
SUMBAR.SIBERINDO.CO – Pemerintah kini mengarahkan pembangunan tidak hanya pada perluasan cakupan, tetapi juga peningkatan kualitas layanan agar konektivitas memberikan manfaat nyata bagi
Headline, News|Senin, 28 September 2026 | 08:59 WIB
SUMBAR.SIBERINDO.CO – Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti ruang publik adat Medan Nan Bapaneh, Nagari Koto Tangah, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu
Headline, News|Sabtu, 26 September 2026 | 08:33 WIB
SUMBAR.SIBERINDO.CO – Timnas Indonesia mengawali laga perdana FIFA ASEAN Cup 2026 dengan manis setelah berhasil mengalahkan Timnas Singapura dengan skor 2-0 di
Komentar