SUMBAR, Siberindo – Dari 1440 peserta yang mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahyn 2019 lalu di kota Bukittinggi, Sumbar, 91 orang diantaranya sudah mendapat kepastian.
Mereka yang lulus formasi tahun 2019, hari ini, Senin (21/12/2020) menerima SK CPNS. SK diserahkan oleh Wali Kota, Ramlan Nurmatias, di aula Balaikota Bukittinggi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bukittinggi, Sustinna, menjelaskan, pada tahun 2019 lalu, Bukittinggi mendapat kesempatan untuk merekrut 98 formasi CPNS. Setelah dibuka pendaftaran secara online, tercatat 1440 peserta yang mendaftarkan diri. Mereka mengikuti tahapan seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar dan seleksi kompetensi bidang.
“Dari 1440 peserta itu, dinyatakan lulus sebanyak 91 orang. Sementara 7 orang lainnya tidak memenuhi fomasi karena tidak ada peserta yang memenuhi syarat,” ujarnya.
Menurut Sustinna, dari 91 CPNS Bukittinggi formasi 2019 ini, 62 orang merupakan tenaga pendidikan dan 29 orang tenaga kesehatan dan teknis. Sebagian CPNS itu sudah menjadi tenaga honorer, dan sebagian tenaga konyrak.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan rasa bangga dan senang dengan bertambahnya pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah Kota Bukittinggi.
“Ini patut disyukuri, karena menjadi PNS tidak mudah. Mereka yang lulus adalah orang terpilih, ini yang harus dicamkan oleh para CPNS. Pegawai harus mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara. Akan banyak tantangan kedepan. Berikan yang terbaik. Menerima keluhan, itu biasa. Karena sudah bekerja saja kita, masih ada yang tidak puas, apalagi tidak bakerja,” ungkap Ramlan.
Wako berpesan, agar seluruh pegawai bekeja dengan baik dan jujur. Tingkatkan kemampuan dan ikuti aturan yang ada.
“Tunjukkan keikhlasan bekerja. Jangan bekerja dengan keterpaksaan. Tanggung jawab dan disiplin serta memiliki dedikasi yang tinggi,” tambah Ramlan.
Selain penyerahan SK 80 persen CPNS, Wali Kota didampingi Sekda, Asisten dan Kepala BKPSDM Bukittinggi, juga menyerahkan bantuan pendidikan dan wisuda PNS Kota Bukittinggi.
Terdapat 48 orang pegawai mendapat bantuan pendidikan sebesar Rp2 juta per orang. Selain itu, juga diberikan bantuan wisuda untuk 51 orang pegawai sebesar Rp3 juta per orang. (anasrul/batuah)











Komentar