oleh

Covid-19 Menaik, Deklarasi Mahyeldi-Audy di Payakumbuh Ditunda

Payakumbuh, Siberindo

Trend bertambahnya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Payakumbuh yang diumumkan satgas Jumat (21/8) siang yang bertambah 4 kasus, berdampak kepada agenda Deklarasi Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah-Audy Joinaldi yang direncanakan Sabtu (22/8) siang di Hotel Mangkuto Syariah Payakumbuh.

Dampaknya, agenda deklarasi Bakal Calon Gubernur tersebut ditunda pelaksanaannya hingga waktu yang belum ditentukan.

Kondisi ini disampaikan Ketua Panitia Acara Deklarasi yang juga Ketua DPRD Payakumbuh, Hamdi Agus, Jumat (21/8) sore ketika dhubungi awak media.

Baca Juga  Tim Macan Kumbang Cokok IM Penjambret HP

Menurut Politisi PKS itu, batalnya kegiatan Deklarasi pasangan yang diusung Partai PKS-PPP itu setelah ia mendapat informasi dari Kota Padang. “Iya, kegiatan Deklarasi diundur jadinya. Barusan diinformasikan dari Propinsi. Nanti dijadwalkan ulang,” sebutnya.

Hamdi yang juga Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Payakumbuh itu juga menyebutkan, semula direncanakan dalam deklarasi itu akan dihadiri ratusan orang dari dua daerah bertetangga itu. Baik pengurus Partai PPP dan PKS dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. “Rencana yang hadir memang ratusan orang,” tutupnya.

Baca Juga  Gubernur Sumbar Audiensi dengan FKPT Sumbar

Sementara itu, Kapolres Kota Payakumbuh melalui Kasat Intel, AKP Luhur Fachri ketika dikonfirmasi terkait rencana Deklarasi salah satu Bakal Calon Gubernur di Payakumbuh, membenarkan adanya rencana Deklarasi itu. Namun demikian berdasarkan informasi yang diterima dari Panitia, menyampaikan bahwa kegiatan itu dibatalkan.

“Informasinya batal, tidak jadi. Setelah kita konfirmasi ke Ketua DPRD dan Buya Mahyeldi memang tidak jadi karena terkait kondisi terkini penyebaran Covid-19. Untuk izin sejauh ini belum ada karena mereka belum mengajukan ke kita,” ucapnya.

Baca Juga 

Sebelumnya Walikota Payakumbuh melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 mengaku bakal meninjau kembali sejumlah perizinan di daerah itu, terkait bertambahnya kasus Positidf Covid-19.“Dengan situasi daerah saat ini, kebijakan tentu akan berubah. Kita akan kaji kembali sejumlah izin keramaian. Sore ini kita akan gelar rapat/pertemuan untuk membahas hal itu,“ jelas Kepala Dinas Kesehatan, dr. Bakhrizal didampingi Kepala BPBD, Yufyani Away dan Kadis Kominfo, Jhon Kenedy. (PB).

Komentar

News Feed