Payakumbuh, Siberindo
Semua elemen masyarakat, baik sipil dan militer, kini berjuang melawan penyebaran Covid-19. Virus ini harus distop dengan pola hidup bersih dan selalu menjalankan Protokol Kesehatan.

Yonif 131/Braja Sakti di Payakumbuh, Sumatera Barat, melaksanakan kegiatan operasi pendisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19 dan pembagian masker gratis di Pesantren Ibnul Qoyyim Padang Datar, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Senin (20/7).
Pada kesempatam tersebut Danyonif 131/Brs Letkol Inf Muhammad Erfani, S.H., M.Tr (Han) menjelaskan bahwa, kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari perintah dan penekanan Pangdam I/BB serta arahan Danrem 032/Wbr untuk terus menerus melaksanakan operasi pendisiplinan protokol kesehatan di ruang-ruang publik selama P
pandemi Covid-19.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kebijakan Pemerintah dalam rangka mewujudkan masyarakat produktif dan aman terhadap Covid-19,” jelas Danyonif 131/Brs.
Sementara itu dokter Yonif 131/Brs, Lettu CKM dr. Muhammad Hendra Rizki sebagai pemateri pada kegiatan tersebut mengatakan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan mengenai protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 kepada seluruh lapisan masyarakat, salah satunya adalah pesantren.
Lebih lanjut Lettu dr. M. Hendra menyampaikan, kegiatan ini bertujuan agar para adik-adik murid pesantren Ibnul Qoyyim memahami dan mampu melaksanakan seluruh protokol kesehatan Covid-19 selama beraktifitas di lingkungan pesantren, sehingga para murid pesantren yang merupakan generasi penerus khususnya di bidang agama dapat belajar secara efektif, tetap produktif dan aman selama Pandemi Covid-19.
Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan kegiatan pembagian masker secara gratis kepada murid-murid pesatren dan tamu yang hadir. Di akhir kegiatan dilaksanakan pemasangan banner protokol kesehatan di Pesantren Ibnul Qoyyim.
Kegiatan ini dihadiri Camat Payakumbuh Barat L. Kefnasdi yang diwakili Lurah Padang Datar Rudi Arnel, Karang Taruna, Tokoh Masyarakat, Ninik Mamak, Alim Ulama, Mahasiswa dan beberapa perwakilan dari orang tua murid. (pb)











Komentar