oleh

Berbuka, Bermalam sampai Sahur Bersama, Wali Kota Padang dan Kaum Duafa

Sumbar, Siberindo – Arka Mahesa Putra (4 thn) tidak mau melepaskan genggaman tangannya. Saat digendong pun, tangannya malahan melingkari leher orang nomor satu di Kota Padang itu. Sepertinya, pertemuan pertama dengan Wali Kota Padang, Hendri Septa, memang begitu mengesankan bagi bayi lucu ini.

Begitu juga dengan kedua adik kembarnya Arka, Zahwa Nazzira Wira dan Zahra Nazzira Wira (2 thn). Wajah chubby nan lucu, mengemaskan. Setiap yang memandang pasti ingin mencubitnya. Raut wajah yang tenang memandang setiap orang yang datang ke rumahnya. Sembari memegang botol susu yang tak penuh dalam genggaman.

Suatu sore, sehabis ashar, Selasa (20/4/2021), Wira Mahesa Putra (30), seorang buruh lepas, bersama sang istri tercinta, Ade Maharani (26), ibu rumah tangga dengan empat orang anak, telah bersiap-siap menunggu kedatangan Wali Kota Padang Hendri Septa di kediamannya yang berukuran sekitar 4,5 x 4,5 meter. Semi permanen. Rumah yang memiliki dua ruangan itu beralamat di RT. 01/ RW. 01 Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan.

Baca Juga  Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Bakor KAN Sepakat Perkokoh Adat di Nagari

Dengan dibantu anak sulungnya, Vicca Firzila Aulia (8 thn), lantai karpet plastik disapu bersih. Mainan adik-adiknya dirapikan dan di tarok di atas meja. Dekat dua tas jinjing yang berisi pakaian yang telah terletak rapi dekat lemari kayu di sudut ruangan depan.

Sekitar pukul 16.45 WIB, rombongan Wali Kota Hendri Septa datang menjemput Wira Mahesa Putra beserta keluarga untuk diajak buka puasa bersama di kediaman sang Wali itu. Setelah berbuka bersama keluarga Wira Mahesa Putra, masih belum pulang, ia dan keluarganya tetap menjadi tamu Wali Kota Padang, di rumah dinas jalan A. Yani, No.11, yang biasa dikenal masyarakat dengan sebutan Palanta. Wira tentu saja bermalam, sampai makan sahur. Pagi harinya Rabu (21/4/2021) Wira dan keluarga barulah diantar kembali ke rumahnya, sebagaimana dikutip dari minangsatu.com jejaring siberindo.co.

Baca Juga  Dana Operasional RT/RW kecamatan Pauh, Diserahkan Wali Kota Padang

Program atas inisiatif Wali Kota Padang, Hendri Septa, disebut SEMATA (Semalam di Pelanta) yang baru diluncurkan Ramadan tahun ini. Hendri Septa sendiri baru dilantik 7 April lalu, menggantikan Wali Kota sebelumnya Mahyeldi, yang menjadi Gubernur Sumbar.

Pemko Padang ingin melakukan sesuatu yang luar biasa pada bulan Ramadan. Memberikan kebahagiaan bagi keluarga-keluarga yang kurang mampu, kaum dhuafa. Mereka adalah orang-orang yang sangat dicintai Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam.

Tidak hanya sampai disitu, rumah keluarga yang mengikuti program Semata, juga akan dimasukan dalam kegiatan bedah rumah yang ditargetkan selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Baca Juga  Wako Riza Tak Masalahkan, Tapi Dinas PUPR Berupaya Mengaburkan Slogan dengan Cat Hitam

Memuliakan kaum dhuafa menjadi kalimat yang sering diucapkan Wali Kota Hendri Septa di beberapa kesempatan. Bahkan, selepas buka puasa bersama dengan Wira Mahesa Putra dan keluarga beserta jajaran pegawai Pemko Padang, Hendri Septa kembali menegaskan, “Jika kita tak peduli, tidak berempati dan tidak memuliakan saudara-saudara kita tersebut, maka kita harus malu mengaku cinta Rasulullah. Karena mencintai orang miskin termasuk salah satu dalam wasiat Rasulullah kepada sahabatnya Abu Dzar Al Ghifari,” ucap Wali Kota, kelahiran 1976 itu.

Baginya, Semata adalah wujud rasa syukur. Penghormatan kepada rakyat. Walaupun belum menyentuh semuanya. Harapannya program Semata bisa mengetuk banyak pintu-pintu hati lainnya. Saling peduli. Saling Berbagi. Saling mengasihani. Demi umat, demi Padang Kota Tercinta.

Komentar

News Feed