SIJUNJUNG, Siberindo.co – Kementerian Agama Kabupaten Sijunjung sangat mengapreasi badan otonom Nahdlatul Ulama Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sijunjung yang terus melakukan berbagai kegiatan di tengah umat. Di tengah pandemi Covid-19, organisasi kepemudaan tidur dari kegiatannya. Namun Ansor terus melakukan pengkaderan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) yang tetap mematuhi protokol kesehatan.
Demikian diungkapkan Kepala Kementerian Agama Sijunjung Drs. H. Afrizal pada Konferensi Cabang (Konfercab) ke-V PCNU Kabupaten Sijunjung, Ahad (21/3/2021), di aula Kementerian Agama Kabupaten Sijunjung. Konferensi Cabang dibuka Wakil Ketua PW Nahdlatul Ulama Sumatera Barat Azwandi Rahman.
Sebagaimana dilansir Sitinjausumbar.com jejaring Siberindo.co, menurut Afrizal, Kemenag Sijunjung sangat terbantu dengan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan NU dan Ansor. Sehingga Kemenag Sijunjung memberikan penghargaan kepada Ansor sebagai organisasi terinspiratif di Sijunjung.
Dikatakan Afrizal, tugas Kementerian Agama itu menjaga kerukunan beragama di tengah masyarakat. Jangan sampai terjadi keributan yang disebabkan oleh gesekan agama. Sijunjung memang daerah yang rawan karena berada di jalur lintas Sumatera. Berbagai masalah sering terjadi yang sangat diperlukan kehadiran NU dan Ansor. “Dua tahun terakhir di Sijunjung pernah diributkan Natal bersama. Alhamdulillah, hal tersebut bisa diselesaikan dengan baik,” kata Afrizal.
Ketua Tanfidziyah PCNU Sijunjung Bustamam Habib menyebutkan, NU organisasi Islam masih terbesar di Indonesia dan di dunia. Selalu membela NKRI dan ulama. Begitu banyak ulama NU yang sudah diakui sebagai pahlawan nasional oleh negara. NU selalu bersanding, bukan bertanding dengan pemerintah, mulai dari tingkat pusat hingga ke tingkat bawah.
“NU siap bersanding dengan Pemerintah Daerah dan Kementerian Agama untuk menjaga NKRI dari masuknya paham-paham radikal yang ingin mengganti dasar negara Indonesia. Sejak tahun 2015 berbagai pengkaderan dilakukan oleh badan otonom NU. Seperti Ansor, Banser, Muslimat NU, IPNU-IPPNU yang rutin melakukan kaderisasi,” kata Bustamam.
“Ansor Kabupaten Sijunjung juga sudah dibantu Pemerintah Daerah untuk mendorong berbagai aktifitas dan kegiatan NU di tengah masyarakat,” tutur Bustamam.
“Siapa pun yang terpilih menjadi pengurus PCNU Sijunjung, kita tetap dan harus siap membesarkan NU di bumi Lansek Manih ini. Insya Allah NU Sijunjung akan terus berkibar ke depannya,” kata Bustamam.
Wakil Rais Syuriah PCNU Kabupaten Sijunjung Yoni Hendra, MA, Kabag Kesra Kabupaten Sijunjung Samsu, S. M.AP. Konferensi Cabang dihadiri 8 MWC se-Kabupaten Sijunjung yang terdiri dari Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah. (armaidi tanjung)










Komentar