Tanjung Sani, siberindo.co — Tim gabungan melakukan evakuasi pembersihan material longsor yang menimpa satu rumah warga Pangka Tanjuang, Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu (20/11).
Peristiwa longsor yang menjebolkan dinding rumah milik Andini warga Jorong Pantas itu terjadi pada Jum’at (19/11) kemarin sekitar pukul 16.00 WIB
Koordinator TKSK Agam, Miswardi menyebut, proses evakuasi material longsor saat ini masih dilakukan oleh tim BPBD Agam bersama warga sekitar secara manual.
“Upaya evakuasi masih dilakukan oleh petugas bersama warga sekitar sejak kemarin hingga saat ini,” kata Miswardi saat dikonfirmasi KABA12.com, Sabtu.
Ia mengatakan, tidak ada laporan korban atas peristiwa tersebut namun untuk sementara penghuni rumah diungsikan ke tempat yang lebih aman.
Disamping itu, Dinas Sosial Kabupaten Agam juga telah menyalurkan sejumlah bantuan kepada korban yang terdampak longsor tersebut. Bantuan yang diserahkan itu berupa sembako, peralatan dapur, terpal dan lainnya.
Selain longsor yang terjadi di Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani pada Jum’at sore kemarin, bencana alam berupa pohon tumbang juga terjadi di jalur Kelok 44 persisnya di Kelok 5, Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya.
Material pohon tumbang yang menutup badan jalan sempat melumpuhkan akses lalu lintas Bukittinggi-Lubukbasung selama 1 jam.
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar