oleh

Pemkab Agam Apresiasi Nagari Sungai Batang

Sungaibatang, siberindo.co — Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberi apresiasi kepada Nagari Sungai Batang yang mendapat program pemajuan kebudayaan desa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek RI) tahun 2021. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Drs. Isra mengatakan, dari 82 nagari yang ada di Agam hanya tiga nagari yang berhasil mendapat program tersebut yakni Nagari Sungai Batang (Kecamatan Tanjung Raya), Nagari Sungai Landia (Kecamatan Ampek Koto), dan Nagari Balai Gurah (Kecamatan Ampek Angkek). “Selamat kepada Nagari Sungai Batang yang sudah terpilih dan ditetapkan dalam program pemajuan kebudayaan desa oleh Kemendikbud Ristek tahun ini. Manfaatkan peluang ini sebaik-baiknya terutama untuk melestarikan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau di Nagari Sungai Batang,” ujar Isra saat membuka kegiatan Pendidikan Surau di Balairung Sungai Batang, Jum’at (19/11).
Baca Juga  Polsek Tanjung Raya Gelar Vaksinasi di Nagari Duo Koto, Targetkan 200 Warga Divaksin
Menurut dia, terpilihnya Nagari Sungai Batang dan dua nagari lain di Agam dalam program pemajuan kebudayaan desa itu tidak terlepas dari upaya dan aktivitas yang dilakukan seluruh pihak di nagari dalam rangka memajukan kebudayaan Disisi lain, pihaknya juga mengapresiasi topik dan tema yang diangkat dalam kegiatan pendidikan dan akademisi surau yang digelar daya desa Sungai Batang.
Baca Juga  Dua Akademisi Padang Bedah Buku KPI Indonesia - Malaysia
Ia mengakui, Nagari Sungai Batang merupakan salah satu nagari di Agam yang terkenal dengan tokoh nasional dan internasional yakni Buya Haji Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA). “Menurut kami Nagari Sungai Batang merupakan negeri bertuah karena gudangnya para ulama dan tokoh nasional maupun internasional. Oleh karena itu, melalui program daya desa dengan kegiatan akademisi surau ini diharapkan dapat dilaksanakan sebaik- baiknya sehingga mampu melahirkan generasi yang memegang teguh adat istiadat Minangkabau,” ungkapnya.
Baca Juga  Muhammad Iqbal, Ajo Piaman Itu Dikontrak Klub Korea Selatan
Pihaknya meyakini bahwa program tersebut dapat dijadikan sebagai motivasi untuk ‘mambangkik batang tarandam’ sekaligus sebagai upaya mewariskan nilai-nilai adat budaya berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Secara umum visi misi kepala daerah Kabupaten Agam selama lima tahun kedepan adalah meningkatkan dan mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera menuju Agam mandiri, berprestasi yang madani. Dimana salah satu prioritas dalam visi misi tersebut adalah meningkatkan pelestarian nilai adat dan budaya yang ada di Kabupaten Agam. (Bryan/kaba12.com)

Komentar

News Feed