Maninjau, siberindo.co — Dampak hujan lebat yang terjadi kemarin, kembali memicu serangkaian musibah di beberapa lokasi. Selain kayu besar tumbang di kelok 5, ruas jalan kelok 44, dampak curah hujan tinggi juga memicu longsor di wilayah Pangka Tanjuang, Nagari Tanjung Sani, kecamatan Tanjung Raya, Jumat, (19/11) sore.
Informasi yang diperoleh kaba12.com dari Arfi Yunanda, Kabid.Linjamsos Dinsos Agam, dampak longsoran tanah tersebut, menyebabkan 1 rumah warga milik Andini, (68) di Pangka Tanjuang, Tanjung Sani rusak parah.
Tidak ada korban dalam musibah itu, namun lokasi terdampak bencana disebutkan, cukup rawan bahkan cenderung berbahaya, mengingat tebing bekas longsor, termasuk ancaman batu besar yang tersangkut di bibir tebing.
Disebutkan, kawasan di Pangka Tanjuang yang masih “blank spot” sinyal selular itu, menyebabkan informasi adanya musibah itu terlambat sampai ke posko penanggulangan bencana, sehingga proses penanganan baru bisa dilakukan Sabtu hari ini.
Sabtu siang ini, tim BPBD Agam bersama tim Dinsos Agam sudah berada di lokasi kejadian untuk membantu proses pembersihan rumah warga yang rusak parah dihantam longsor, bahkan, dinding rumah milik Andini itu, jebol dihantam tumpahan material longsor.
Menurut Arfi Yunanda, lokasi rumah korban sendiri, sangat dekat berada di lokasi longsor, bahkan ditengarai sangat berbahaya, pasalnya, tebing yang sudah tergerus longsor, bahkan ada batu besar yang tersangkut di dinding tebing, dikuatirkan jika terjadi longsor susulan akan sangat berbahaya.
“ Saat ini, tim BPBD Agam tengah melakukan pembersihan material longsor di lokasi kejadian, “ ungkap Arfi Yunanda.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, kawasan Pangka Tanjuang di Nagari Tanjung Sani sendiri, dikenal sebagai salah satu kawasan yang rawan longsor, apalagi jika musim penghujan saat ini, sehingga masyarakat diminta untuk lebih waspada di kawasan salingka danau Maninjau itu.
HARMEN/kaba12.com
Relawan Nasional Perisai Prabowo yang dideklarasikan pada bulan oktober 2023 tahun lalu telah mebentuk pimpinan pengurus daerah di 32 provinsi. Ketum Ahmad
Siberindo.co – Puluhan buku karya anggota SatuPena Sumatera Barat dan penulis luar negeri bakal diluncurkan pada even International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) kedua
Siberindo.co – Bencana Banjir yang melanda Sumatera Barat mendapatkan perhatian khusus dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH. Yahya Cholil Staquf.
Siberindo.co – Bank Indonesia Sumatera Barat mendukung penyelenggaraan kegiatan International Minangkabau Literacy Festival kedua (IMLF-2) pada 8-12 Mei 2024 mendatang. Dukungan tersebut
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) SMSI ke-7, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengandeng Palang Merah Indonesia (PMI)
Komentar