Harga Singkong Anjlok, Petani di Lampung Timur Menjerit
LAMPUNG TIMUR, Siberindo-
Lampung Timur – Harga Singkong di wilayah Kabupaten Lampung Timur, terus mengalami penurunan.
Hal tersebut membuat petani di Lampung Timur merana. Sejumlah petani yang menggantungkan penghasilan dari hasil singkong di wilayah setempat hanya pasrah.
Pasalnya harga komoditas tersebut juga dibarengi dengan kenaikan biaya produksi dan inflasi kebutuhan pokok lainnya yang terus melonjak akibat merebaknya virus Corona.
Harga singkong atau ubi kayu di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung sekarang hanya berkisar Rp740-760/Kg. Sebelumnya harga pernah mencapai Rp1600/Kg pada tahun 2019.
“Harga singkong, diterima pabrik, baik di Lampung Tengah maupun Lampung Timur, hanya Rp740-760/Kg dengan standar potongan 17-23%, “ungkap Kadar, petani singkong di Marga Tiga, Lamtim, selasa (20/10/2020).
Harga tersebut selain membuat petani merana dan resah. Penurunan harga singkong dinilai Kadar, tidak manusiawi, jauh dari kata makmur. Sehingga mereka menagih janji Petani Berjaya sebagaimana terus di gembar gemborkan Gubernur Provinsi Lampung.
Dia menegaskan dengan tingginya potongan ditengah harga yang rendah. Kadar menganalogikan dengan jual singkong harga Rp 740 dipotong 20% maka petani hanya menerima Rp300/kg
“Sementara biaya Tanam, perawatan seperti pupuk dan lainnya tinggi,”paparnya.
Dia berharap ada solusi segera dari pemerintah daerah baik tingkat Kabupaten ataupun Provinsi dan anggota Dewan terkait masalah harga singkong yang anjlok saat ini, Kadar mendesak bisa menyuarakan keluhan petani.
” Hal tersebut harus menjadi perhatian bagi pemangku kepentingan”.
pungkasnya.(Rio)











Komentar