oleh

PB KAMI PPNY Kutuk Agresi Militer Israel di Palestina

PADANG PARIAMAN, Siberindo.co– Pengurus Besar Keluarga Alumni Pondok Pesantren Nurul Yaqin (PB KAMI PPNY) Ringan-Ringan Pakandangan Kabupaten Padang Pariaman mengutuk agresi militer Israel di Palestina untuk mengakhiri krisis kemanusiaan.

Demikian pernyataan sikap PB KAMI PPNY yang dikirimkan ke Sitinjausumbar.com, Kamis (20/5/2021). Pernyataan sikap ditandatangani Ketua Umum  Dr. Rahmat, Tuangku Sulaiman., S.Sos., MM dan Sekretaris Jenderal Shafwatul Bary, Tuangku Imam el-Imrany., S.I.Q.

Sebagaimana dilansir Sitinjausumbar.com jejaring Siberindo.co, dikatakan, dengan kekerasan dan agresi Israel terhadap Palestina untuk kesekian kalinya, dan menimbulkan krisis kemanusiaan yang berkepanjangan, PB KAMI PPNY menyatakan sikap sebagai berikut:

Baca Juga  Wamenlu Tutup GTF Leaders Summit Asia 2021, Mahendra Siregar: Jadi Konferensi Internasional Pertama di Asia

Pertama, mengutuk dan mengecam keras agresi militer Israel yang telah menghancurkan Negara Palestina, sehingga menimbulkan luka dan merenggut nyawa warga sipil yang tidak berdosa;

Kedua, meminta pemerintah Republik Indonesia untuk mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa

(PBB), Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Liga Arab, dan Komunitas Internasional untuk segera melakukan tindakan dan membahas langkah-langkah konkrit penyelesaian kekerasan zionis Israel di Palestina. Ini sebagai bentuk bagian dari tanggung jawab bersama dalam menyikapi konflik kemanusiaan;

Baca Juga  Sosialisasi di SMKN 2 Pariaman, Armaidi Ingatkan Pelajar Jangan Lakukan Ini

Ketiga, menyerukan kepada Organisasi-organisasi Masyarakat Islam (NU, Muhammadiyah, Tarbiyah-Perti, Nahdhatul Wathan, Al-Washliyah DLL), Pondok Pesantren Se-Indonesia, umumnya umat Islam Indonesia dan Internasional untuk melakukan Doa Qunut Nazilah secara berjamaah mendukung Negara Paletina terbebas dari kebiadaban bangsa Israel, dan melakukan sholat jenazah gaib bagi rakyat Paletina yang telah wafat;

Keempat, menyerukan kepada umat beragama khususnya umat beragama di Indonesia untuk mendukung solidaritas politik kemanusiaan, dan dukungan spiritual bagi perjuangan rakyat Palestina, karena susunggungya semua agama tidak membenarkan penindasan yang menciderai kemanusiaan. Mari berbuat maksimal menjaga solidaritas sesama muslim dan kemanusian dengan mengulurkan bantuan tali kasih  persaudaraan di Paletina melalui lembaga  resmi  yang  tidak  mempunyai  kepentingan  apapun  selain  prinsip  ukhwah islamiyah dan ukhwah insaniyah. (armaidi tanjung)

Komentar

News Feed